Libatkan Dewan Pendidikan Pantau UN

Ujian Nasional

Ujian Nasional

POJOKSATU.id,CIMAHI-Untuk menjaga agar pelaksanaan Ujian Nasional (UN) kondusif, Pemerintah Kota Cimahi melalu Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga melibatkan dewan pendidikan untuk memonitor jalannya UN. Sementara pengawasnya menggunakan sistem silang.

“Nanti pengawasnya bukan dari sekolah bersangkutan, tapi dari sekolah lain. Jadi disilang,tidak ada dari perguruan tinggi (yang menjadi pengawas),” ujar Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Cimahi, Juli Suprijadi.

Secara keseluruhan Jumlah peserta tingkat SMA/SMK sebanyak 8.846. Rinciannya, total peserta UN setingkat SMA yang menggunakan ujian kertas di Kota Cimahi tahun ini ada sebanyak 8.640 siswa. Dari jumlah itu, untuk SMA berjumlah 2.630 siswa, untuk SMK sebanyak 5.659 siswa sedangkan MA 351 siswa. Sisanya, siswa yang mengikuti ujian dengan format CBT (computer base test).

Menurutnya, sekolah yang akan mengikuti UN Online ini sudah menyatakan kesanggupannya. Mereka menyiapkan semua sarana dan prasarana yang dibutuhkan. kemudian ditetapkan berdasarkan keputusan Kepala Badan Balitbang Kemendikbud nomor 017/H/EP/2015.

Dalam teknis pelaksanaannya nanti, UN online akan dilakukan lebih lama dibanding UN dengan sistem lama. “Jika UN kertas dilaksanakan hanya dalam satu sesi sehari, sementara UN online sehari berlangsung tiga sesi masing-masing dilaksanakan selama dua jam,” katanya. Hal yang membuat pelaksanannya lebih lama, karena UN online menggunakan komputer dan dilakukan secara bergiliran.

Untuk jadwal pelaksanaannya, hari pertama UN online dan UN berbasis kertas yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, dan hari ketiga Bahasa Inggris. Lebih lanjut ia menjamin jika pelaksanaan UN nanti tidak akan terjadi kebocoran soal. Pasalnya setiap siswa diberi soal yang berbeda.

Dari seluruh sekolah tingkat menengah di seluruh kota Cimahi, hanya empat sekolah tingkat atas di Kota Cimahi siap melaksanakan Ujian Nasional (UN) berbasis komputer atau online. Keempat sekolah tersebut yakni SMAN 2, SMKN 1, SMK TI Garuda Nusantara dan SMK Wiraswasta. Adapun untuk sekolah yang belum siap, akan menggunakan sistem seperti tahun sebelumnya dengan kertas soal.

“Selain empat SMA/SMK yang siap dengan sistem online, 41 sekolah lainnya menggunakan sistem seperti tahun sebelumnya, kertas ujian,” katanya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, belum lama ini. Sementara itu pelaksanaannya akan digelar bersamaan, mulai 13 April hingga 15 April 2015 mendatang.

Sementara itu, Sekretaris Disdikpora Kota Cimahi, Toto Suharto mengatakan, membenarkan untuk tahun ini hanya empat sekolah yang UN dengan berbasis komputer atau computer base test (CBT). Pihaknya berharap untuk tahun depan sekolah lain di Cimahi bisa Melaksanakan UN dengan sistem CBT. “Mudah mudahan tahun depan nambah dan kendala sarana di tiap sekolah bisa dibenahi,” katanya. (bbb/yaz)

Feeds