Waspada Modus Penipuan Kecelakaan Anak

Penipuan

AKBP Asep Saepudin

POJOKSATU.id,TASIKMALAYA-Aksi penipuan semakin marak. Akhir-akhir ini, di Kota Banjar tengah marak aksi penipuan berkedok kecelakaan terhadap anak. Sejumlah masyarakat bahkan nyaris menjadi korban. Salah satunya Nita Siti Nurdiyah SH (31) warga Perum Bumi Tropica Cimenyan Blok A No 1 Cimenyan 1, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar.

Nita menjelaskan, kejadian menimpanya terjadi Kamis pagi (9/4/2015) sekitar pukul 08.30. Saat itu dirinya menerima telpon dari nomor 085282264147 yang mengaku bernama dr Kuncoro.

Saat itu penelpon memberitahukan bahwa putranya Falah Sami Syahdan (8) yang sekolah di SDN 1 Banjar mengalami kecelakaan jatuh dari tangga sekolah ketika sedang bermain. “Dia bilang anak saya kecelakaan jatuh dari tangga dan posisinya ada di UGD RSUD Banjar sedang ditangani oleh tim medis,” ungkapnya kepada Radar (Grup PojokSatu.id) saat ditemui di rumahnya, kemarin.

Mendengar kabar tersebut, kata dia, diarinya mengaku panik, apalagi ketika penelpon memberitahu putra sulungnya itu mengalami kekurangan oksigen di bagian otak akibat benturan. “Penelpon itu bilang saya harus beli alat khusus seharga Rp 19.750.000. Penelpon minta uang itu ditranfer ke nomer rekening 08244160073 a/n Eris Suprianto,” paparnya.

Adanya permintaan itu, lanjut dia, dirinya tidak langsung percaya dan lantas mendatangi sekolah tempat putranya belajar, dan ternyata putranya tidak apa-apa. “Ternyata menurut guru-guru di SDN 1 Banjar peristiwa seperti ini sudah beberapa kali terjadi. Sebelumnya sudah ada dua orang tua murid yang ditelpon persis sama seperti saya padahal anaknya tidak apa-apa,” ungkapnya.

Dengan banyaknya aksi penipuan tersebut, kata Nita, dirinya berharap aparat kepolisian dapat mengungkap para pelaku penipuan tersebut, karena sangat meresahkan. “Jangan sampai ada masyarakat yang tertipu dengan ulah pelaku penipuan itu,” harapnya.

Terpisah, Kapolres Banjar, AKBP Asep Saepudin mengatakan, aksi penipuan dengan modus kecelakaan ini sudah sering terjadi di Kota Banjar.

Beruntung sampai saat ini masyarakat belum ada yang terjebak dengan ulah para pelaku penipuan itu.
“Saya harapkan kepada seluruh masyarakat di wilayah hukum Polres Banjar untuk tidak serta merta mempercayai penelepon yang ujung-ujung minta uang,” ujarnya. (agp/yaz)

Feeds