Oknum TNI Segera Jalani Sidang

Sidang HM Ruslan Ditunda Gara-gara Advokat Mangkir

Ilustrasi

POJOKSATU.id, TASIKMALAYA-Pemeriksaan kasus dugaan perampasan kendaraan bermotor dan perkelahian yang melibatkan oknum anggota TNI Prada Bd memasuki tahap akhir. Dalam waktu dekat, anggota kesatuan TNI di Bandung itu akan menjalani sidang di Denpom III/2 Garut.

Komandan Subdenpom III/2-2 Tasikmalaya Kapten CPM MT Manansang mengatakan saat ini pihaknya mengajukan visum korban sipil yang terluka akibat kejadian Sabtu dini hari itu.“Untuk saksi 7 orang memang sudah cukup bahkan kelebihan kalau berdasarkan hukum lebih dari satu saksi sudah boleh, 2-3 sudah cukup mengambil saksi intinya,” ujar Manansang saat ditemui Radar (Grup PojokSatu.id) di kantornya, (7/4).

Kemarin, Prada Bd masih menjalani pemeriksaan di Markas Subdenpom III/2-2 Tasikmalaya Jalan Saptamarga Kota Tasikmalaya. ”Saya akan kirim tersangka ke Denpom Garut III/2, tetapi tetap kami menjungjung tinggi praduga tak bersalah terhadap tersangka,” tegasnya.

Sehari sebelumnya, Subdenpom III/2-2 Tasikmalaya memeriksa dua saksi dugaan perampasan kendaraan dan perkelahian yang melibatkan oknum anggota TNI dari kesatuan Bandung Prada Bd Sabtu dini hari lalu. Pemeriksaan tersebut dilaksanakan di Mapolsek Singaparna Kabupaten Tasikmalaya.

Dua saksi mata yang dimintai keterangan itu Satpam SPBU Badakpaeh, Singaparna Asep Rahmat (36) dan penjaga WC di SPBU yang sama Yuyun Kusdinar (22). Usai pemeriksaan, keduanya memberikan keterangan kepada Radar.

”Saya dijadikan saksi oleh dua orang anggota dari Subdenpom dan dimintai keterangan terkait orang yang diduga oknum,” terang Yuyun kepada Radar di Mapolsek Singaparna Senin (6/4/2015). Asep Rahmat menjelaskan, dalam pemeriksaan kemarin, dia dan Yuyun ditanya tentang ciri-ciri orang yang diduga oknum TNI yang mengambil pisau dari tangannya itu. (mg13/yaz)

Feeds