Hasil Rapat Pleno di Kabupaten Pangandaran: Paslon HASANAH Bersaing Ketat dengan Paslon RINDU, Ini Jumlah Suaranya

Rapat Pleno Terbuka KPU Kabupaten Pangandaran./Foto: Radartasikmalaya

Rapat Pleno Terbuka KPU Kabupaten Pangandaran./Foto: Radartasikmalaya

POJOKJABAR.com, PANGANDARAN– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran mengadakan rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat Kamis (5/7). Hasilnya, Pasangan TB Hasanudin dan Anton Charlyan (HASANAH) meraih suara tertinggi dengan 83.478 suara disusul Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (RINDU) 75.500 suara, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 49.292 suara dan Sudrajat-Ahmad Syaikhu 35.659 suara.

Berdasarkan rapat pleno diketahui jumlah suara sah mencapai 243.929 dan tidak sah 3.693, sehingga total jumlah pemilih sebanyak 247.622.

“Rekapitulasi berjalan dengan lancar,” kata Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Wiyono Budi Santosa, seperti dilansir Radartasikmalaya,com, Kamis (5/7).

Baca:

 

Sementara itu, dalam rapat pleno itu pihaknya menerima beberapa evaluasi dan masukan, terutama soal sumber daya manusia (SDM) Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang dianggap belum menguasai hal-hal teknis.

”Ya betul masalah periodisasi KPPS yang cuma dua tahun itu sangat parah bagi kita. Menunjuk orang baru itu tidak mudah,” jelasnya.

Menurutnya, selama ini ketentuan bimtek yang diselenggarakan untuk KPPS hanya mengambil satu dua orang saja. ”Jadi tidak semuanya ikut bimtek pelaksanaan pemilu. Harusnya semua juga ikut, dari ketua terus sampai anggotanya,” katanya.

Dalam pelaksanaan Pilkada ini juga pihaknya mengevaluasi partisipasi pemilih. Dia mengakui pemilih mengalami peningkatan 1,4 persen. Namun jika ditelaah kebanyakan merupakan orang-orang lama.


loading...

Feeds