Simak! Ini Sejumlah Permintaan Panwaslu Purwakarta buat Awak Angkutan Umum

Ilustrasi Pilkada 2018./Foto: Istimewa

Ilustrasi Pilkada 2018./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA– Para awak kendaraan dan pemilik angkutan umum di wilayah Kabupaten Purwakarta diminta mencopot banner (one way) bergambar paslon Pilkada yang menempel di bagian kendaraan yang beroperasional.

Hal itu diminta Ketua Panwaslu Kabupaten Purwakarta Oyang Este Binos.

Ia mengatakan gambar yang menempel di angkutan publik itu dianggap bukan merupakan alat peraga kampanye yang ditetapkan oleh KPU.

Terdapat sejumlah unsur pelanggaran pada penggunaan banner Pilkada diangkutan umum.

Baca:

Segini Total PTPS Rekrutan Panwaslu Purwakarta

Panwaslu Purwakarta Selidiki Mahar Politik Rp500 Juta
Panwaslu Kabupaten Purwakarta Gandeng Relawan Pemilu

“Selain melanggar PKPU nomor 4 tahun 2017 tentang kampanye, ada sejumlah aturan lain yang dilanggar,” katanya.

Ia menyebut beberapa pelanggaran itu.

“Seperti SK Menteri Perhubungan tentang uji laik kendaraan dan peraturan lalulintas yang tercantum dalam UU Lalulintas 22 tahun 2009,” ujar Binos kepada awak media, Selasa (12/6).
Oleh karena itu, pihaknya menyebutkan permintaan  baik kepada awak kendaraan maupun para pemilik angkutan umum di Purwakarta

Permintaannya agar segera mencopot gambar-gambar yang berhubungan dengan paslon Pilkada.

“Jika tidak segera dicopot, kita akan berkordinasi dengan Dishub dan Polres Purwakarta khususnya Satlantas, untuk secara teknis melakukang penertiban kendaraan umum tersebut,” kata Binos.

(bon/rmol/pojokjabar)


loading...

Feeds