Sholihin Polisikan PPP Kubu Djan Faridz di Kota Bekasi yang Dipimpin Jamal

Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Sholihin.

Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Sholihin.

POJOKJABAR.com, BEKASI – Ketua DPC PPP Kota Bekasi Sholihin memastikan tidak akan menarik ucapannya terkait rencana akan memolisikan PPP kubu Djan Faridz di Kota Bekasi yang dipimpin Jamal. Menurutnya, sesuai konsultasi dengan pengurus DPP dan DPW, rencana laporan polisi ditujukan kepada PPP Jamaludin bakal dilakukan hari ini, Senin (16/4/2018).

“Senin atau Selasa kita ke Polres untuk menyerahkan berkas laporan agar dapat ditindaklanjuti pencatutan ini,” ujar Sholihin, kemarin.

Dia mengatakan rencana laporan itu juga merujuk pada keputusan Kemenkuham terhadap DPP PPP di bawah kepemimpinan Romahurmuziy. Karena alasan itu Sholihin menganggap Jamaludin dan kawan kawan telah melawan hukum melalui pencatutan atribut partai.

Sholihin menuding Jamaludin dan kawan-kawan hanya ingin memanfaatkan momentum pesta demokrasi lima tahunan Kota Bekasi. Pasalnya, dia tak mengetahui kantor sekretariar DPC PPP Kota Bekasi versi Djan Faridz. “Saya juga tidak mengetahui roda kepengurusannya, ilegal itu,” tegas dia.

Terpisah, Ketua DPC PPP Kota Bekasi versi Djan Faridz , Jamaludin mempersilakan Sholihin melapor ke polisi. Jamaluddin mengatakan putusan dukungan terhadap N-F dinilai tak mengganggu keberadaan DPC PPP Kota Bekasi. Sebaliknya, ia meminta Sholihin bersyukur karena menjadi kader PPP yang kemudian membawanya duduk di kursi legislatif.

“Kalau memang dia kader partai, harusnya bersyukur. Tapi, saya belum pernah tatap muka (dengan Sholihin, yang jelas saya nggak kenal Pak Sholihin,” ungkap Jamaluddin.

Pihaknya tak ingin rencana laporan Sholihin menganggu kerja politik terhadap paslon N-F. Saat ini, pihaknya langsung bersinergi dengan partai gabungan dalam barisan N-F. Di mana, partai gabungan itu meliputi PKS, Gerindra, Partai Berkarya, PBB, dan Partai Idaman. Dia mengatakan dukungan terhadap N-F bukan tanpa alasan.

Pasalnya, kata dia, dukungan itu ditopang dengan adanya kepengurusan lengkap. Yakni 12 PAC dan 56 ranting di bawah kendali DPC PPP Kota Bekasi versi Djan Faridz. Keberadaan itu dinilai menjadi dasar diterimanya dukungan itu oleh N-F. Menurutnya, N-F memiliki visi dan misi yang kuat untuk berkomitmen membawa Kota Bekasi dalam kemajuan yang lebih baik.

“Fokus kita bagaiamana memenangkan paslon. Dia (Sholihin) mau gertak, silakan saja. Yang jelas, kami punya kekuatan hukum (untuk mendukung N-F),” tegas Jamaluddin.

(sar/pojokjabar)


loading...

Feeds