Panwas: Laporan Tak Bisa Dipertanggungjawabkan, Pelapor Sudah Cabut Gugatan

Panwaslu Kota Bogor (ilustrasi)./Foto: Istimewa

Panwaslu Kota Bogor (ilustrasi)./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, BOGOR– Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor, Yustinus Elias, menyatakan terkait gugatan dugaan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh calon petahana Bima Arya, tidak bisa dipertanggung jawabkan oleh pelapor Jufri Victor. Sehingga pelapor sudah mencabut gugatan tersebut.

Sebelumnya, pelapor menggugat terkait adanya dugaan pelanggaran dalam pelantikan pejabat struktural dan fungsional yang dilakukan oleh Bima Arya yang saat itu masih menjabat sebagai Walikota Bogor.

“Kaitan pengaduan itu, tadi sudah dicabut. Alasannya saksinya tidak berani bertanggungjawab. Intinya tidak ada saksi yang bertanggungjawab. Makanya pihak Jufri sebagai pelapor mencabut gugatan itu di Panwas Kota Bogor. Dan sudah selesai itu,” ungkap Yustinus

Ia menambahkan, video yang dibawa Jufri tidak bisa dijadikan barang bukti kuat ketika tidak ada yang berani mempertanggungjawabkan itu.

“Barang bukti ada dari pihak pelapor, dalam bentuk video. Hanya saja saksi yang mendukung barang bukti itu tidak ada. Jadi kami anggap saksinya tidak ada. Jadi pelapor mencabut,” jelasnya.

Baca juga: Resmi Ditunjuk Mendagri, Ini Dia Sosok Pjs Wali Kota Bekasi

Tidak hanya gugatan mengenai pelantikan pejabat, lanjut dia, pelapor yang sama juga mencabut gugatan terkait tuduhan adanya aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat kampanye.

“Ada juga laporan dari pelapor yang sama, yang menyebut keterlibatan ASN dalam mendampingi kegiatan walikota di kecamatan Bogor Barat. Ada videonya juga, tapi saksinya yang mau bertanggung jawab tidak ada. Dan sudah dicabut juga laporannya,” terang dia.

AHM Luncurkan All New Honda PCX Produksi Indonesia

loading...

Feeds