Paslon Pilwalkot Dikawal 32 Personel Porles Sukabumi Kota Bersenjata Lengkap

Ilustrasi Pilwalkot sukabumi 2018

Ilustrasi Pilwalkot sukabumi 2018

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Polres Sukabumi Kota tak mau ambil resiko dalam pengamanan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi di Pilwalkot 2018 ini.

Tak tanggungtanggung, polres pun menerjunkan sebanyak 32 personel untuk mengawal para calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi.

“Hari ini sudah memasuki penetapan calon, kami pihak kepolisan menyiapkan pengamanan dan pengawalan khusus untuk para calon. Satu calon walikota atau wakil walikota, kita tempatkan 4 anggota polri,” ujar Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, Senin (12/2/2108).

Tak hanya itu, para calon Walikota atau Wakil Walikota Sukabumi juga difasilitasi pengamanan kendaraan bermotor dan pengawal pun dilengkapi senjata lengkap.

Hal itu polri lakukan, karena ingin menjamin keselamatan para calon sampai akhir Pilwalkot.

“Polri melekat pada setiap calon, masing-masing pasangan ada kendaaran pengawal 1,” tuturnya.

Sedangkan untuk pengamanan dari tahapan Pilwalkot selanjutnya, seperti tahapan kampanye dan sebagainya, pihaknya akan bersinergi dengan Kodim 0607 dan Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk mengamankan sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

“Setiap tahapan pengamanan kita sudah buatkan, bersinergi dengan elemen lainnya,” kata Susatyo.

Sementara itu, untuk melakukan pengamanan di dunia maya seperti media sosial, polri sudah menyiapkan cyber troops. Polisi akan melakukan patroli akun media sosial yang mulai memunculkan isu-isu SARA ataupun kampanye hitam.

“Kami akan antispasi itu dan cari solusinya, apakah dengan aturan hukum atau kontrol opini. Kami pun akan diskusikan dengan Panwas,” tandasnya.

Sampai saat ini, pihaknya melihat adanya unsur SARA di media maya tapi kedepan Polisi akan melakukan patrolo intensif. Jika memang ditemukan, nanti pihak kepolisian akan menanganinya.

“Kita akan terus intensif memonitor adanya akun paslu yang membuat gaduh kondusifitas,” punglasnya.

(radar sukabumi/bal)


loading...

Feeds

ASN-di-Kota-Depok

Sebar Ujaran Kebencian, ASN Dipecat

Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Depok, wajib hati-hati menggunakan media sosial. Karena, jika ASN kedapatan menyebarkan hoax atau …