Pilkada Kota Bekasi: Nur-Adhi Pede Tantang Pepen-Tri

Pilkada Kota Bekasi Diikuti Dua Bakal Calon Pasangan./Foto: KPU Kota Bekasi

Pilkada Kota Bekasi Diikuti Dua Bakal Calon Pasangan./Foto: KPU Kota Bekasi

Sementara, Calon Wali Kota dari PKS Nur Supriyanto mengaku siap jika harus head to head. Menurutnya, menang kalah dalam sebuah kompetisi merupakan hal yang wajar. “Ini wajar menang atau kalah kehendak dari Allah SWT,” hematnya ketika ditanya soal head to head melawan petahana.

Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koswara, mengatakan jago yang diusung merupakan dua kader terbaik pilihan DPP Partai masing-masing. Ia optimis dapat meraih kemenangan meskipun lawan politik yang dihadapi cukup besar, karena beberapa parpol telah merapatkan barisan ke pasangan Wali Kota Bekasi dan Kepala Dinas PUPR tersebut.

Herkos berkeyakinan, bahwa penentu suatu kemenangan dalam Pilkada ada di tangan masyarakat saat memberikan hak suaranya, bukan dari gabungan partai politik.

“Saya optimis dengan kemenangan. Karena yang memilih itu masyarakat. Ujung akhirnya ada di Tempat Pemungutan Suara (TPS), bukan di partai politik. Jadi ketika parpol bergabung disana, buat saya tidak masalah,” ungkap Herkos saat konferensi pers di Kantor DPD PKS Kota Bekasi, Rabu (11/10) malam.

Bahkan Herkos, mengklaim sebagai pimpinan partai berlambang padi dan bulan sabit kembar, dirinya akan all out terjung langsung ke bawah demi kemenangan merebut kursi kepala daerah.

“Saya akan turun ke bawah, akan berkomunikasi dengan masyarakat dan akan bertanya apa maunya mereka,” tukasnya.

Bakal calon Wakil Walikota Bekasi Adhy Firdaus, mengaku bersyukur karena PDIP yang memiliki kursi terbanyak dan bisa mencalonkan kadernya tanpa berkoalisi, akhirnya merapat bersama partai PPP, PKB, Hanura, PAN, Nasdem, PBB.

’’Alhamdullillah, jadi kita bisa face to face,” ungkapnya.

Terpisah, Calon Wali Kota Bekasi sekaligus petahana, Rahmat Effendi menyatakan, perihal berkompetisi dalam kontestasi politik merupakan hal yang biasa.

“Kalau head to head itu dalam satu pertandingan, dalam suatu kompetisi, menang kalah itu biasa. Tapi kalau Allah sudah berikan jalan, Insya Allah,” tutur pria yang akrab disapa Pepen ini.

(sar/oke)


loading...

Feeds