Atty Somaddikarya Curhat, Begini Caranya Memenangkan Kader Banteng di Pilgub Jabar

Sekertaris DPC PDI Perjuangan Kota Bogor Atty Somaddikarya./Foto: Dokumen Atty Somaddikarya

Sekertaris DPC PDI Perjuangan Kota Bogor Atty Somaddikarya./Foto: Dokumen Atty Somaddikarya

POJOKJABAR.com, BOGOR– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Bogor siap memenangkan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubenur Jawa Barat pada Pilgub Jabar 2018.

Seperti diketahui, DPP PDIP telah mengusung nama Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan untuk maju sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur 2019-2023 mendatang.

Sekertaris DPC PDI Perjuangan Kota Bogor Atty Somaddikarya mengatakan, sebagai sekretaris DPC dan juga kader PDI Perjuangan memiliki kewajiban mengawal instruksi partai dan memenangkan kader Banteng sebutan PDI Perjuangan yang digelanggang Pilgub Jabar Periode 2019-2023.

“Sebuah pertarungan memiliki target menang. Untuk meraih simpati masyarakat di Jawa Barat tentu saja kami memiliki strategi yang tepat terencana dan terukur,” kata Atty kepada wartawan, Jumat 12 Januari 2018.

Ia mengatakan, bahwa perlu diperjelas niat memimpin di Jawa Barat adalah untuk memberi manfaat banyak bagi masyarakat khususnya wong cilik dalam mendapatkan kehidupan lebih sejahtera.

Baca juga: BUMN Percayai Indramayu Sebagai Percontohan Layanan Ini

“Kita akan menurunkan angka kemiskinan, dimulai dengan membangun manusia yang mandiri dan berdikari secara ekonomi. Begitu juga dengan kebijakan-kebijakan pro terhadap rakyat, melalui APBD provinsi uang rakyat sejatinya kembali kepada rakyat Jawa Barat,” ungkapnya.

Kedepan pun, lanjut dia, konsentrasi pembangunan infrastuktur yang merata dimulai ujung desa terpencil yang ada di Jawa Barat. Sebab, dengan adanya akses infratuktur ini akan membuka pintu ekonomi di Jawa Barat semakin baik.

Atty mengimbuhkan, di Pilgub Jabar 2018 calon gubernur dan wakil gubernur ini satu-satunya pasangan calon kombinasi TNI-POLRI. TB Hasanuddin adalah mantan perwira tinggi TNI dengan pangkat mayor jenderal, sedangkan Anton Charliyan merupakan mantan perwira tinggi Polri dengan pangkat inspektur jenderal polisi.

“Saya yakin dengan latar belakang mereka bisa lebih memberikan rasa aman dan nyaman menjaga segala perbedaan yang ada di Jawa Barat. Di samping itu, memberikan nilai lebih untuk sejahtera bersama sesuai slogan PDI Perjuangan “Berjuang Untuk Kesejahteraan Rakyat”,” tandasnya.

(adi/pojokjabar)

 


loading...

Feeds