Djadjang Nurjaman Kritik Jadwal Laga Piala Presiden 2017

Djadjang Nurjaman, pelatih Persib

Djadjang Nurjaman, pelatih Persib

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Persib Bandung mengakhiri perjalanan pada Piala Presiden 2017 dengan merengkuh gelar juara ketiga. Padahal target awal mempertahankan gelar yang diraih pada tahun 2015 lalu.

Meski gagal mempertahankan gelar, Persib sendiri menjalani turnamen pramusim ini dengan baik. Catatan apik pun ditorehkan Maung Bandung.

Selama mentas di Piala Presiden 2017, Atep dkk belum terkalahkan dalam waktu normal. Catatan apik itu memperpanjang rekor tak terkalahkan jika bermain di Stadion Si Jalak Harupat sejak 2016 lalu.

“Hasil yang cukup bagus, dan itu perlu ditingkatkan lagi,” kata pelatih Persib Djadjang Nurdjaman.

Pelatih yang akrab disapa Djanur ini pun mengapresiasi penyenggaraan Piala Presiden kali ini. Sebab tingginya animo masyarakat untuk menyaksikan laga-laga spesial menjadi salah satu indikator kesuksesan penyelenggaraan.

Ia pun berterima kasih kepada penyelenggara yang telah membuat aturan dengan mengharuskn memasang tiga pemain muda sebagai starter.

Hal itu berdampak positif bagi Persib sendiri. Sebab tiga pemain muda, Gian Zola, Febri Haryadi dan Henhen Herdiana terpanggil untuk mengikuti seleksi tim nasional.

“Saya pikir ini adalah ide yang bagus bisa menjaring pemain muda yang potensial khususnya Timnas,” kata Djadjang

“Namun harapan kedepan dalam kompetisi resmi jangan ada regulasi tiga pemain muda mungkin satu pemain bisa karena cukup berat,” ungkap Djadjang menambahkan.

Namun bukan tanpa catatan perbaikan, pelatih yang akrab disapa Djanur ini melihat kepemimpinan wasit dan juga jadwal masih dikeluhkan peserta turnamen.

“Pertama soal kepemimpinan wasit dan pengaturan jadwal, untuk main jam 6 di Jabar saya pikir saatnya solat magrib itu harus di evaluasi. Sore setengah 4 atau malam jam 7,” pungkasnya. (pra)



loading...

Feeds