Kemenangan Kali Ini Dianggap Lebih Berharga bagi Bobotoh

Kim Jefrey

Kim Jefrey

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Kim Jefrey Kurniawan ingin menebus kesalahannya pada semifinal dengan kemenangan dari Semen Padang. Dimana kedua tim akan memperebutkan gelar juara ketiga Piala Presiden 2017.

Nama Kim sendiri memang menjadi perhatian dalam sepekan kebelakang. Sebabnya, pemain naturalisasi ini gagal mengeksekusi tendangan penalti yang berujung kekalahan bagi Maung Bandung.

“Pasti kami ingin menang dan juara 3. Kemenangan ini bukan hanya berarti untuk tim tapi mungkin lebih berharga bagi bobotoh. Mungkin bisa mengobati kegagalan kemarin,” kata Kim di Mess Persib, Jumat (10/3/2017).

Meski gagal mengeksekusi tendangan penalti, namun bobotoh tak lantas menyalahkan Kim. Ribuan bobotoh yang memenuhi stadion justru meneriakan nama dirinya untuk memberikan semangat.

Untuk membalas apa yang dilakukan bobotoh terhadap dirinya, pemain naturalisasi asal Jerman ini akan memberikan yang terbaik pada pertandingan yang akan dilangsungkan di stadion Pakansari, Cibinong, Kab Bogor, esok malam.

“Dukungan bobotoh sangat berarti bagi saya. Sekarang saatnya saya membalas kepercayaan bobotoh kepada saya. Hasil laga kemarin sangat berpengaruh untuk saya karena kesempatan untuk ke final tapi gagal,” ujarnya.

Sebelum kalah dari Pusamania, pemilik nomor punggung 23 itu yakin jika bisa memangkan partai final meskipun lawan yang dihadapi Arema FC. Hal ini pun sempat dirasakan pada final Piala Bhyangkara tahun lalu.

“Saya yakin kalau lolos ke final kami bisa juara walau harus bertemu Arema di final seperti di Bhayangkara tapi Arema tak sekuat musim lalu. jadi, kesempatan kami lebih tinggi daripada di final Bhayangkara,” ungkapnya.

Ia pun tidak menampik kalah di semifinal membuatnya sulit tidur dalam tiga hari. Bayang-bayang kegagalan mengeksekusi penalti masih memenuhi pikirannya. Namun kini, hal itu sudah ditinggalkannya. Ia menatap laga yang tidak kalah gengsinya melawan tim Kabau Sirah meski bukan titel juara yang dikejar.

“Itu sangat menyakitkan bukan hanya bobotoh. Saya pribadi sangat sakit karena saya punya tekad membawa Persib ke final. Pasti kecewa. Semoga kami meraih kemenangan, at least dapat peringkat ketiga,” pungkasnya. (pra)

 

 



loading...

Feeds

SIDANG LANJUTAN PANDAWA: Salman Nuryanto, terdakwa pemimpin Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa bertemu pendukungnys usai menjalani sidang dalam agenda pemaparan saksi ahli dari JPU di Pengadilan Negeri Depok, senin (23/10/17). Ahmad Fachry/Radar Depok

Koperasi Pandawa Group Siapkan 165 Saksi

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sidang kasus penipuan dan penggelapan investasi fiktif Pandawa Group terus bergulir. Senin (23/101/17), di sidang ke-16 Jaksa …