Siang Bolong, Bidan di Karawang Ini Kena Jambret

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Beberapa jam setelah selesainya simulasi pengamanan Asean Games, sekitar pukul 14.00 WIB hari Sabtu, kejadian sial dialami oleh seorang ibu bernama Hj Tati yang diketahui sebagai seorang Bidan Koordinator Puskesmas Pacing.

Ia menjadi korban penjambretan saat sedang melintas bersama anaknya di Jalan Raya Jatisari tepatnya di depan Jembatan Timbangan Balonggadu.

Enang Saripudin, salah seorang petugas jembatan timbang menyampaikan, pada saat terjadi penjambretan dirinya kebetulan sedang bertugas. Kejadian pada hari Sabtu sekitar pukul 14.00 WIB.

Namun ia juga tidak mengetahui saat ibu tersebut dijambret, hanya mengetahui ada korban penjambretan setelah ada satu mobil berhenti di tempat kejadian.

”Saya kan fokus sama mobil dari arah sana (arah pantura). Saya baru tau pas ada mobil berhenti dan perempuan terjatuh,” kata Enang, kepada Radar Karawang (Pojoksatu.id Grup), Minggu (05/08/18).

Awalnya, Enang mengira ada yang tertabrak mobil, setelah menghampiri mobil tersebut, ternyata bukan kejadian kecelakaan, melainkan korban penjambretan. Diketahui, korban terguling dengan sepeda motornya akhibat diserempet oleh pelaku jambret yang juga sama mengunakan sepeda motor.

”Ketika saya kesana, saya langsung tanya sama pengendara mobil, dia bilang korban jambret. Kemudian saya periksa bagian depan mobil tersebut memang tidak ada bekas tabrakan. Setelah saya tanya korban, ternyata benar korban penjambretan. Korban habis dari Cikampek sama anaknya,” paparnya sambil tetap bertugas.

Menurutnya, selama ia bertugas, baru sekali itu menemukan kejadian penjambretan di dekat tempatnya bertugas. ”Hanya HP saja yang diambil, tapi kondisi korban juga lumayan terluka. Kebetulan ada polisi datang terus langsung dibawa pake mobil,” ujarnya.

Ditempat yang berbeda, Kompol Bambang Iswanto Kapolsek Jatisari mengatakan, pihaknya sudah rutin melakukan patroli pada jam-jam rawan. Untuk mengantisipasi terjadinya kejadian serupa, ia akan meningkatkan patroli dengan pola waktu dan bertindak untuk memperkecil ruang gerak para pelaku kejahatan di wilayah Jatisari.

”Pada saat kejadian anggota polsek membantu membawa korban ke Rumah Sakit. Namun sampai saat ini korban belum mau melapor. Bahkan ketika didatangi ke rumahnya untuk mendapat keterangan, korban sedang tidak ada di tempat. Lagi keluar kota,” ungkapnya.

(RK/cr2/pojokjabar)


loading...

Feeds