Mayat tanpa Identitas di Bawah Flyover Cikampek Gegerkan Warga

EVAKUASI : Polisi dan warga tengah melakukan evakuasi mayat tanpa identitas yang meningal di bawah flyover Cikampek. Fauzi/Radar Karawang

EVAKUASI : Polisi dan warga tengah melakukan evakuasi mayat tanpa identitas yang meningal di bawah flyover Cikampek. Fauzi/Radar Karawang

POJOKJABAR.com KARAWANG – Warga Cikampek digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di bawah flyover Cikampek. Tragisnya, mayat tanpa identitas itu sangat kurus karena hanya sedikit daging yang membungkus tubuhnya itu.

Menurut saksi mata, Deden (34), mayat yang belum diketahui identitasnya itu diduga mayat seorang gelandangan yang tersesat dan sakit serta kelaparan hingga tewas.

”Selama satu minggu terakhir korban tanpa identitas dalam kondisi sakit,” kata Deden, Selasa (11/7).

Yadi, salah seorang pedagang yang berjualan di bawah flyover Cikampek menyampaikan, mayat diketahui warga sekitar pukul 07.00 WIB. Seketika itu warga langsung geger dan menyampaikan kabar itu kepada pihak kepolisian.

Tidak lama, pihak pilisi langsung turun ke TKP untuk melakukan evakuasi ke RSUD Karawang. ”Rame penemuan mayat, tapi identitasnya gak ada yang tau,” ujarnya.

Kanitreskrim Polsek Cikampek, Iptu. Adis mengatakan, diduga mayat tersebut seorang gelandangan yang diperkirakan telah tewas Selasa (10/7) malam. Gelandangan yang tewas itu berjenis kelamin laki-laki, hal ini terlihat dari baju dan rambutnya.

“Diduga sakit, kondisinya kurus tulang dibalut daging yang menempel. Mayat itu juga sudah dipenuhi luka borok dibagian belakang punggung,” ujarnya.

Ia menambahkan, mayat itu mengenakan pakaian kotor dan kondisi gigi ompong. Dugaan sementara gelandangan itu tewas karena sakit dan kelaparan. Jasad gelandangan itu kemudian dibawa ke RSUD Karawang untuk dilakukan otopsi. “Kami sebarkan informasinya setelah mayat diotopsi,” ujarnya.

Menurutnya, jika dalam jangka waktu tertentu tidak ada keluarga yang datang dan membawanya, maka mayat tersebut akan dimakamkan oleh Dinas Sosial Karawang. ”Kalo nggak ada keluarga yang datang, nanti yang memakamkan Dinas Sosial,” pungkasnya.

(RK/zie/pojokjabar)


loading...

Feeds