Sopir Dites Urine, 11 Bus di Terminal Klari Karawang Tidak Layak Jalan

TES URINE: Para sopir dan kernet sedang mengantre memberikan sampel urine kepada petugas BNNK, kemarin. ASEP KURNIA/RADAR KARAWANG

TES URINE: Para sopir dan kernet sedang mengantre memberikan sampel urine kepada petugas BNNK, kemarin. ASEP KURNIA/RADAR KARAWANG

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Mengantisipasi kecelakaan saat membawa penumpang ke kampung halaman, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang mengecek kesehatan para awak bus, dan kelaikan armada di Terminal Klari, Jumat (8/6/18).

Berdasarkan pantauan Radar Karawang (Pojoksatu.id Group), para sopir dan kernet terlihat berjejer antre dites urine oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang. Sedangkan armada bus diperiksa oleh petugas Dishub.

Kepala Dinas Perhubungan Arief Bijaksana Maryugo menyampaikan, pengecekan dimulai dari administrasi, uji kelayakan kendaraan, pengecekan kesehatan, tes urine kepada awak kendaraan mudik lebaran, bekerjasama dengan BNNK. ”Pengecekan tersebut dilakukan mulai dari lampu kendaraan, kondisi kenyamanan kendaraan, sampai alat pemukul kaca,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, hasil pemeriksaan tiga hari kemarin, dari 40 bus, terdapat 11 bus yang tidak laik jalan, yaitu 1 unit speedometernya tidak berfungsi, 1 unit bannya vulkanisir, 8 unit palu pemecah kacanya tidak ada, 1 unit overhoul kopling.

”Untuk itu, perusahaan otobus berkewajiban melengkapi atau memperbaiki kekurangan-kekurangan yang sudah kita periksa. Untuk menjaga keselamatan dalam perjalanan,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan ram check tetap dilaksanakan setiap hari selama musim arus mudik dan arus balik. ”Hari ini (kemarin) ada 40 awak kendaraan yang dites urine. Hasilnya nanti silahkan tanya ke BNNK,” katanya.

(RK/apk/pojokjabar)


loading...

Feeds