Begal di Kotabaru Karawang Kembali Beraksi, Karyawati Swasta Disabet Celurit

TKP PEMBEGALAN : Jalan Sudirman, Desa Pangulah Selatan depan Gumilar menjadi tempat kejadian perkara pembegalan terhadap seorang karyawati yang baru turun dari bus jemputan karyawan. AHMAD SOPIAN YAHYA/RADAR KARAWANG

TKP PEMBEGALAN : Jalan Sudirman, Desa Pangulah Selatan depan Gumilar menjadi tempat kejadian perkara pembegalan terhadap seorang karyawati yang baru turun dari bus jemputan karyawan. AHMAD SOPIAN YAHYA/RADAR KARAWANG

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Meski sudah banyak pelaku begal tewas ditembak polisi, namun tidak membuat gemetar para pelaku kejahatan tersebut untuk tetap melakukan aksinya.

Hal itu terbukti dengan munculnya kembali aksi pembegalan yang terjadi di Jalan Raya Sudirman Desa Pangulah Selatan, tepatnya di depan Gumilar Bakanmaja yang dialami seorang karyawati swasta Nurul Wintasmin Lubis (20) saat pulang bekerja, pada Selasa (13/3) pukul 03.15 dini hari.

Dari peristiwa tersebut meski barang berharga milik korban tidak sempat dibawa pelau. Akan tetapi, korban mengalami luka dibagian pergelangan tangan kirinya akibat sabetan senjata tajam celurit yang digunakan para komplotan pelaku tersebut.

”Ketika saya mau turun dari bus jemputan pulang kerja, tiba-tiba ada 3 orang laki-laki menggunakan 1 motor matik yamaha fino warna biru. Mereka menghampiri saya sambil menodongkan celurit dengan berkata sini Hpnya dengan nada garang. Pas mau direbut saya melawan, terus mereka menyabetkan celurit, tangan kiri kena sabetan jadi robek,” ungkap Nurul, di Polsek Kotabaru, Selasa (13/3).

LUKA : Nurul Wintasmin Lubis korban pembegalan terlihat ada luka robek dibagian tangan akibat dicelurit oleh begal.

LUKA : Nurul Wintasmin Lubis korban pembegalan terlihat ada luka robek dibagian tangan akibat dicelurit oleh begal.

Nurul yang merupakan warga Dusun Kalioyod RT 004/003 Desa Wancimekar, melanjutkan, untungnya para pelaku yang berjumlah 3 orang tersebut tidak sempat membawa kabur handpone adroid miliknya.

Akan tetapi, akibat dari peristiwa tersebut dirinya harus menjalani perawatan tim medis karena terkena sabetan celurit yang digunakan pelaku dalam aksi tersebut.

”Pas saya kena sabetan pelaku langsung kabur, terus saya diobati dulu ke Karya Husada lalu melapor ke Polsek Kotabaru,” ucapnya.

Kapolsek Kotabaru Ipda Asep Nugraha menyampaikan, untuk saat ini ketiga pelaku masih dalam pengejaran. Sementara itu, pelaku dijerat pasal 335 Jo Pasal 55 KUH Pidana kekerasan atau ancaman kekerasan dengan kurungan penjara minimal 1 tahun.

”Korban sudah membuka laporannya, untuk kasus tindak pidana memaksa dengan kekerasan yang dilakukan 3 orang pelaku,” katanya.

(radar karawang/ian)


loading...

Feeds

ilustrasi

Mayat tanpa Identitas Gegerkan Warga Beberan

POJOKJABAR.com, CIREBON– Mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki menggerkan warga desa Beberan, Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon dan sekitarnya, Minggu (24/6/18). …
Di Balik Sidak Sekda Kabupaten Bekasi

Di Balik Sidak Sekda Kabupaten Bekasi

SEJUMLAH organisasi perangkat daerah (OPD) disidak oleh Sekda Kabupaten Bekasi Uju pada Jumat (22/6/2018). Ia membeberkan sejumlah alasan di balik …