Emis Warga Karawang Tewas Tertabrak Kereta Api

TONTONAN: Jenazah Emis jadi tontonan warga yang ingin melihat dari dekat kondisi Emis sebelum dievakuasi polisi. AHMAD SOPIAN YAHYA/RADAR KARAWANG

TONTONAN: Jenazah Emis jadi tontonan warga yang ingin melihat dari dekat kondisi Emis sebelum dievakuasi polisi. AHMAD SOPIAN YAHYA/RADAR KARAWANG

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Nasib sial dialami Emis (58), warga Kampung Daringo, RT 05/05, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru, dia tewas tertabrak kereta api Singosari arah Jakarta menuju Cirebon KM 88-85. Korban terpental sejauh 5 meter.

Nandang, warga Kampung Daringo yang berada dilokasi kejadian menyampaikan, korban tewas saat akan menyebarang perlintasan kereta api, tanpa menyadari adanya kereta api di dua arah perlintasan tersebut.

Alhasil, meski sempat warga memberitahukan adanya kereta api yang hendak melintas. Namun korban seakan tidak mendengar. ”Pas mau nyeberang. Warga sudah teriak-teriak awas ada kereta tapi tidak didengarnya, akhirnya terserempet pas mau nyeberang itu,” ujarnya, kepada Radar Karawang (Pojoksatu.id Group), Kamis (08/03/2018).

Ia melanjutkan, saat kejadian tersebut, sontak saja warga langsung mengerumuni jasad korban yang terpental cukup jauh. Kondisinya mengalami luka berat. ”Pas dilihat sudah tidak bernyawa, darah dari wajah dan kepala, ya terpental,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Kotabaru Ipda Asep Nugraha, mengatakan, korban warga Kampung Daringo RT 05/05 Desa pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru. ”Berdasarkan informasi dari sejumlah saksi di TKP, korban atas nama Emis bin Tair tewas saat mau menyeberang, tapi tidak menengok ke kiri dan ke kanan.

Sehingga, dari arah kiri kereta api Singosari yang melintas langsung menyerempetnya. Korban tewas di tempat, dengan sebelumnya terpental 5 meter dari lokasi kejadian,” paparnya.

Asep menyampaikan, sebelumnya warga sempat melihat korban yang akan menyebrang perlintasan tersebut. Karena terlihat adanya kereta yang akan melintas, korban sempat diberitahukan warga sekitar bahwa ada kereta api yang akan melintas. Namun, sayang korban yang diduga tidak mendengarnya akhirnya peristiwa tersebut terjadi.

”Kejadiannya sekitar pukul 13.50 WIB, sebelum pas kejadian korban sempat diteriaki warga untuk memberitahu ada kereta yang akan melintas. Namun korban tidak mendengarnya.

Sementara itu, untuk pemeriksaan lebih lanjut langsung menghubungi Unit Iden Polres Karawang, terhadap korban setelah itu langsung memberitahukan pihak keluarganya,” tandansya.

(radar karawang/ian)


loading...

Feeds

ilustrasi

Mayat tanpa Identitas Gegerkan Warga Beberan

POJOKJABAR.com, CIREBON– Mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki menggerkan warga desa Beberan, Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon dan sekitarnya, Minggu (24/6/18). …
Di Balik Sidak Sekda Kabupaten Bekasi

Di Balik Sidak Sekda Kabupaten Bekasi

SEJUMLAH organisasi perangkat daerah (OPD) disidak oleh Sekda Kabupaten Bekasi Uju pada Jumat (22/6/2018). Ia membeberkan sejumlah alasan di balik …