Warga Purwakarta Hati-hati Petugas PLN Gadungan Datang ke Rumah

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Masyarakat Purwakarta diimbau untuk waspada dengan maraknya aksi penipuan bermotif pelayanan masyarakat dari petugas PLN. Pasalnya, oknum yang mengaku sebagai petugas PLN saat ini kerap mendatangi rumah masyarakat.

Seperti yang dialami Amso (35), warga Desa Ngangewer, Kecamatan Darangdan, yang mengaku nyaris jadi korban penipuan oknum petugas PLN yang mengaku akan melakukan pembaharuan KwH.

Bahkan penipu itu meminta sejumlah uang dimuka untuk biaya pembaharuan tersebut. ”Orang itu mengaku sebagai petugas PLN dan minta uang 100 ribu untuk pembaharuan KwH, tapi karena saya ada kejanggalan dari petugas itu, jadi saya gak memberikan uang” kata Amso rabu (7/2/18).

Ia menceritakan, oknum petugas itu datang ke rumah warga dengan memberikan struk nomor rekening baru dan memberitahukan akan adanya pembaharuan KwH, kemudian dia meminta sejumlah uang dimuka untuk biaya pembaharuan ke esokan harinya.

”Tetangga saya sudah ngeluarin uang, setelah uang tersebut diterima ia hingga kini petugas tersebut menghilang,” kata dia.

Sementara, Ketua RW 8 Desa Nangewer, Maman (50) membenarkan adanya kasus tersebut, ia mengatakan warga lainnya pun diketahui mengalami hal serupa bahkan telah ada yang memberikan sejumlah uang, namun hingga kini tidak ada tindak lanjutnya dari petugas tersebut dan warga pun berkesimpulan bahwa petugas tersebut merupakan oknum atau penipu.

”Memang dari beberapa hari terakhir ada laporan dari warga bahkan sudah yang menjadi korbannya, kasus ini masih kita cari infonya ” ujar dia.

Dihubungi terpisah, dupervisor pelayanan dan administrasi PT PLN Rayon Plered Irma Dwi Susanti menegaskan, pihaknya tidak ada program untuk pembaharuan KeH seperti itu, kalau pun itu ada harus disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat dan pembiayaannya pun melalui online dengan disertakan nomor register.

”Kita tidak luncurkan program itu, walaupun ada pembayarannya secara online, saya himbau kepada warga lebih berhati-hati jangan mudah percaya,” ujarnya.

(radar karawang/gan)


loading...

Feeds