Sungai Citarum di Karawang Meluap, Ribuan Rumah Terendam

TIDAK SEKOLAH: Rendi Nurfadilah (12), warga Kampung Bentengpulopasir RT 06 RW 08, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, tidak sekolah karena seluruh perlengkapan sekolahnya terendam. ASEP KURNIA/RADAR KARAWANG

TIDAK SEKOLAH: Rendi Nurfadilah (12), warga Kampung Bentengpulopasir RT 06 RW 08, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, tidak sekolah karena seluruh perlengkapan sekolahnya terendam. ASEP KURNIA/RADAR KARAWANG

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Tingginya curah hujan dalam dua pekan ini membuat air dari sungai Citarum dan Cibeet mulai naik, serta membuat permukiman warga di berbagai daerah di Kabupaten Karawang tergenang.

Di Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, misalnya. Sebanyak 798 rumah terendam, dan 84 orang mengungsi. Sedangkan ketinggian air berkisar 30 sampai 70 sentimeter.

Parahnya, kejadian ini sudah berlangsung selama dua hari, yaitu dari tanggal 5 hingga 7 Februari. Sementara di Desa Ciptamargi, Kecamatan Cilebar, korban banjir mencapai 2445 jiwa. Ketinggian air mencapai 10 hingga 30 sentimeter dan merendam 778 rumah.

Kondisi serupa juga dialami warga Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek. Korban banjir mencapai 1500 jiwa, 500 rumah terendam, dan ketinggian air mencapai 80 sentimeter. Kondisi ini disebabkan oleh meluapkan Sungai Cikaranggelam.

Di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, sekitar 194 rumah warga di lingkungan RT 02 Dan 03 di Dusun 01, terendam banjir. Salah satu staf Desa Karangligar Sopandi menyebutkan, air mulai merendam permukiman RT 2/RW 1 dan RT 3/RW 1 sekitar pukul 05.00 WIB. Setengah jam kemudian, tinggi air mencapai 20 sentimeter.

”Tepat jam 6.30, genangan air makin meninggi hingga sepinggang orang dewasa. Bahkan beberapa warga yang rumah nya terendam sudah dilakukan pemindahan ke tempat aman, seperti di aula desa dan tempat titik aman yang sudah disediakan,” jelasnya.

Ia melanjutkan, korban banjir di Desa Karangligar khususnya Dusun Pangasinan RW 01 mencapai 722 kepala keluarga. ”Artinya 194 rumah dan 896 jiwa kebanjiran,” tuturnya.


loading...

Feeds

Harkitnas

Pemkot Bekasi Peringati Harkitnas 2018

PENJABAT (Pj) Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah menjadi Inspektur Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-110 tahun 2018, Senin, (21/5/2018) di Alun-Alun …