Pelajar SMP Ini Akhirnya Melahirkan, tapi Polisi Belum Juga Berhasil Bekuk Pelaku Pencabulan

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

POJOKJABAR.com, CIREBON – DF (15) pelajar SMP asal Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, melahirkan seorang anak tanpa suami.

Sementara laki-laki yang menyebabkan korban mengandung diketahui bernama DI (16), diduga tidak mau bertanggung jawab.

“DF sudah melahirkan. Bayi korban berjenis kelamin perempuan dengan berat 3,2 Kg. Panjanganya sekitar 48 cm dengan kondisi sehat. Namun pelaku yang mecabulinya saat ini masih tidak mau bertanggung jawab,” kata Saefudin, petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kecamatan Gegesik, Minggu (13/8).

Sejauh ini keluarga korban sudah melaporkan kasus asusila tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cirebon pada 27 Mei 2017.

Kemudian pada 5 Juni, korban diperiksa penyidik Unit PPA Polres Cirebon. Namun, hingga saat ini pelaku masih tetap bebas berkeliaran.

“Padahal sudah berapa bulan, sampai korban melahirkan, tapi pelaku belum juga diamankan. Bahkan, masih bebas bersekolah seperti biasanya. Saya harap polisi bertindak semestinya dan tangkap pelaku,” kata Saefudin, petugas yang ngawal kasus korban.

Saifudin menjelaskan, kasus yang dialami DF terjadi pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB di Oktober 2016 lalu. Korban dicabuli di kamar Mandi musala di wilayah Gegesik.

Setelah kejadian, korban tidak menceritakan kejadian yang dialaminya. Karena korban merasa takut dan malu dengan apa yang dialaminya.

Kasus yang dialami korban baru terbongkar setelah kandungannya memasuki usia enam bulan. Keluarga curiga melihat perut korban yang buncit dan membesar.

Korban pun akhirnya menceritakan kejadian yang dialaminya kepada kedua orang tuanya.

“Keluarga korban pun sempat mediasi dengan keluarga pelaku. Namun dari pihak pelaku tidak mau bertanggung jawab. Keluarga korban langsung melaporkan ke Polres Cirebon, tapi sayang sampai sekarang polisi tidak ada tindakan sama sekali. Pelaku dibiarkan bebas,” kata Saepul, tetangga korban.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gegesik Iptu Usman membenarkan adanya kasus asuslia hingga korban melahirkan.

“Iya Mas. Tapi kasus ini sudah kami limpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cirebon,” ujarnya.

(ccp/rcb/pojokjabar)



loading...

Feeds