Ngeri.. Seorang Pria Cirebon Dirampok di Cikampek, Begini Kronologisnya

Modus gembos ban dan pecah kaca digunakan maling untuk gasak uang ratusan juta milik Kepsek SMP di Banjar (ilustrasi)

Modus gembos ban dan pecah kaca digunakan maling untuk gasak uang ratusan juta milik Kepsek SMP di Banjar (ilustrasi)

POJOKJABAR.com, CIREBON – Belakangan ini, media sosial kerap digunakan untuk hal yang tidak wajar. Seperti aksi bunuh diri yang disiarkan secara langsung sampai modus penculikan. Seperti yang terjadi pada warga Cirebon.

Seorang pria berinisial RI diamankan pihak Polsek Cikampek. RI diduga sebagai salah satu pelaku dalam perampokan yang dilakukan di Cikampek.

Seorang pria menjadi korban perampokan usai berkenalan dengan wanita di media Facebooknya. Pria tersebut bernama Kodir (22) warga Desa Suranenggala, Blok Pagertoya, Kecamatan Suranenggala.

Kejadian bermula saat Kodir berkenalan dengan seorang wanita di Facebook. Saat itu, Kodir minta ditemani dengan Nanang (25) untuk bertemu sang wanita di Cikampek.

“Kodir diberhentikan di wilayah Cikampek. Saat itu ada segerombolan orang yang datang,” kata kerabat korban, Mumu (26).

Malangnya, Kodir malah diculik, sedangkan Nanang ditinggalkan oleh para pelaku. Nanang yang bingung akhirnya pulang seorang diri ke rumah.

“Nanang bilang saudara saya diculik, saya dan orang tua langsung lapor ke aparat desa,” ucapnya.

Dari keterangan Nanang, bukan hanya motor Kodir yang diambil. Namun, Kodir pun diperlakukan tak wajar oleh para pelaku. Nanang sendiri masih belum tahu apa yang melatarbelakangi kejadian tersebut.

“Kami menduga wanita itu kerjasama dengan pelaku. RI yang ditangkap itu adalah mantan teman kerja Kodir,” pungkasnya.

(rcb/ana pojokjabar)



loading...

Feeds

perda

DPRD Kota Depok Sahkan Tiga Perda

DPRD Kota Depok mengesahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Jumat, …
KEMANDIRIAN: Perempuan nelayan mengikuti pelatihan pendampingan APWI Kabupaten Sukabumi untuk mewujudkan usaha mandiri. FOTO:SUBHAN/RADARSUKABUMI

APWI Kabupaten Sukabumi Gandeng Perbankan

Keseriusan Asosiasi Pendamping Wiraswasta Indonesia (APWI) Kabupaten Sukabumi dalam menciptakan pengusaha mulai tampak. Salah satunya saat ini APWI melakukan pendampingan …
BPJS Kesehatan

Hipertensi Paling Banyak Sedot Anggaran BPJS

Meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan menggelar kegiatan “BPJS Kesehatan …