Pembangunan Pelabuhan Subang Harus Diseriusi Pemerintah

Ilustrasi Pelabuhan Cilamaya.

Ilustrasi Pelabuhan Cilamaya

POJOKSATU.id, SUBANG – Rencana pembangunan pelabuhan di Subang dan Indramayu, Jawa Barat, harus diserius pemerintah. Pasalnya, keberadaan pelabuhan di wilayah itu dinilai sangat berguna untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Pengamat Perekonomian Subang, M.Norwiboowo mengatakan, dengan dibatalkannya pembangunan pelabuhan Cilamaya dan diusulkannya pembangunan pelabuhan di Subang, maka pemda harus serius  menindaklanjutinya.

“Jika pembangunan pelabuhan itu berlokasi di Subang, dampaknya akan sangat luar biasa. Di satu sisi, dekat antara pelabuhan dengan Bandar Udara (Bandara) Kertajati Majalengka. Maka ini akan menjadi penyangga kepadatan pelabuhan yang sudah ada,” kata Noorwibowo kepada Radar Bandung (Grup pojoksatu.id), Jumat (10/4).

Menurutnya,,jika dilihat keunggulan Kabupaten Subang, terutama dari segi  penunjang, dengan keberadaan jalan tol Cikampek-Palimanan (Cipali) yang tidak lama  lagi akan berfungsi dengan interchange di Cilameri Subang.

Selanjutnya, dampak terhadap para nelayan tradisional, akan tetap eksis dengan keberadaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di sepanjang Pantai Utara.Dampak kepada nelayan Pantura itu tidak bermasalah. Karena (lokasi) TPI penyangga di timur dan barat yang jaraknya tidak begitu berjauhan.

“Kalau di pantai selatan yang jaraknya berjauhan antara TPI yang satu dengan TPI lain,”pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Ojang Sohandi, Bupati Kabupaten Subang, mengku  bahwa pihak Pemkab Subang serius menanggapi pembangunan Pelabuhan di Wilayah Subang.

“Sat ini pemkab Subang sedang menindaklanjuti pembangunan pelabuhan. Saat ini telah memasuki tahap kelima,” kata Ojang.

Dikatakannya, sejak pemerintahan Presiden Soeharto sebenarnya sudah membebaskan tanah 8 km dari Jalan Nasional ke pantai dengan lebar yang dibutuhkan dan menyiapkan lahan sekitar 4 hektar adalah untuk perkantoran. “Dan itu sudah lebih dari proaktif (serius) menanggapi pembangunan pelabuhan Subang,” jelasnya.

(anr)

Feeds

WARGA MENOLAK SSA : Spanduk penolakan Sistem Satu Arah (SSA) yang mengatasnamakan Forum RW dan LPM Kelurahan Depok Jaya terpasang di sisi Jalan Nusantara Raya, kemarin malam. Foto : Ahmad Fachry/Radar Depok

Warga Depok Jaya Tolak Sistem Satu Arah

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sistem satu arah (SSA) yang diujicoba Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, mulai diprotes. Keladinya, jalan searah tersebut dinilai …