Tips Rektor Unigal Bikin Batu Akik Ciamis Mendunia

SAMBILAN: Anggota Armed Cipanas Serma Abdul Haris buka Galeri Batu Akik disela-sela bekerja.

Tips Rektor Unigal Bikin Batu Akik Ciamis Mendunia

POJOKSATU.id, CIAMIS – Rektor Universitas Galuh (Unigal) Kabupaten Ciamis Dr H Yat Rospia Brata MSi berharap batu akik asal Ciamis bisa mendunia. Dia mengaku telah mendapat kabar bahwa batu asal Kawasen, Banjarsari, menjadi juara saaat kontres di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Kami harapkan batu asal Ciamis nantinya bisa mendunia,” ujarnya, usai membuka pameran batu akik di Gor Unigal Rabu (8/4/2015).

Menurutnya, batu akik asal Kawasen telah dikenal di berbagai daerah. Hal itu dapat dimanfaatkan untuk mengangkat potensi batu akik Ciamis ke permukaan, sebagai produk ekonomi kreatif. “Sekaligus bisa silaturahmi antar perajin batu akik dan mulia,” tuturnya.

Kehadiran batu akik, lanjut dia, memberi dampak positif bagi perkembangan ekonomi. Banyak warga yang semula tidak memiliki pekerjaan, terbantu ekonominya setelah menjadi bandar batu akik.
Kabid Ekonomi Kreatif Disparekraf Kabupaten Ciamis Budi Kurnia berharap, batu akik asal Ciamis bisa lebih dikenal masyarakat luas.

Ciamis juga memiliki sejumlah batu mulia dengan corak tersendiri dan unik. Sayang, pengembangan industri batu akik di Ciamis dinilai terlambat.

“Untuk Ciamis saya rasa terlambat, kalah populernya dengan Garut. Tapi jangan salah untuk batu, justru banyak corak dan unik,” kata dia seperti dilansir Radar Tasikmalaya, Kamis (9/4/2015)

Salah seorang penjual batu akik, Hernawan (34), memamerkan batu asal Pamarican. Batu itu dinilai cukup bagus karena memiliki motif tersendiri dengan tingkat kekerasan nomor dua. Batu itu didapat dari gunung di Pamarican. Harga yang ditawarkan untuk batu akik yang sudah dijadikan cincin bisa mencapai satu juta rupiah. “Batu Pamarican coraknya bagus, seperti batik,” terangnya.

(isr)

Feeds