Ayah dan Ibu Masuk Penjara, Anak Ikut Pilkada Karawang

Pilkada Karawang, Berita Terkini Karawang

Gina Fadlia Swara siap maju dalam Pilkada Karawang.

POJOKSATU.id, KARAWANG –  Pikada Karawang bakal diramaikan dengan majunya Gina Fadlia Swara, putra sulung terpidana korupsi yang juga bupati non-aktif Karawang. Dia mengklaim orangtuanya yang kini disel sudah merestuinya.

Seperti diketahui, Bupati Karawang nonaktif Ade Swara dituntut hukuman delapan tahun penjara dengan denda Rp 400 juta subsider empat bulan kurungan. Sedangkan istrinya, Nurlatifah, dituntut hukuman 7 tahun penjara dengan denda Rp 300 juta subsider tiga bulan kurungan dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan izin Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) PT Tatar Kertabumi di Kabupaten Karawang dan pencucian uang.

Gina Fadlia Swara bakal maju dalam Pilkada Karawang bukan di Karawang 1, melainkan di posisi calon wakil Bupati.

“Awalnya saya tidak tahu pemberitaan ramai tentang saya dikait-kaitkan di Pilkada, kalau mamah dan papah merestui, insya Allah saya siap, tapi bukan nyalon Bupati, cukup di Wakil Bupati saja,” katanya kepada RAKA saat berbincang di Lapas Wanita Kelas II A Sukamiskin Bandung kala menjenguk Hj Nurlatifah baru-baru ini.

Gina mengakui, tim dan simpatisan H Ade Swara masih banyak yang perlu dirangkul, tidak heran saat namanya muncul di media, rata-rata konstituen dirinya dan H Ade Swara tidak henti-hentinya mengontak dirinya.

Diakui Gina, dirinya sempat menolak 3 bulan ke belakang maju nyalon bupati, tapi jika masyarakat sudi mengkhendaki dan bagaimana respon ke depannya, dirinya hanya siap diposisi Calon Wakil Bupati, dengan catatan tambah Gina, bagaimana ia melihat opini di masyarakat, hasil survey maupun elaktabilitasnya. Jika kurang baik atau bahkan tidak direspon positif, tidak perlu dipaksakan untuk nyalon di Pilkada, itu juga tambah Gina yang diamanahkan orangtua.

“Gina melihat respon dulu dari masyarakat, kalau arusnya bagus, insya Allah kedepannya  siap, tapi tidak memaksakan diri juga jika survey atau responnya kurang baik, ingat loh, kadang-kadang tidak semua survey valid juga, dulu saat bapak nyalon, surveinya selalu kalah dari Dasim dan ibu Elly, tapi hasilnya menang kan,” ujarnya.

Disinggung nama Politisi PDI Perjuangan Karawang Deden Darmansyah yang akan meminangnya lantaran mengklaim dapat restu dari H Ade Swara, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini tidak menampiknya. Figuri H Deden diakuinya tidak bisa dianggap sepele, pasalnya ia banyak bertanya kepada rekan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat maupun mantan DPRD soal H Deden, ternyata kemampuannya mengurus legislatif dianggap mentor dan cerdas. Hal ini yang membuatnya kagum, meskipun di Pilkada 2010 lalu menjadi rivalnya H Ade Swara.

Untuk masalah kendaraan, yang jelas dirinya sejauh ini adalah Anggota DPRD dari Partai Gerindra, sambil berikhtiar dirinya hanya akan ikuti bagaimana kedepannya saja.

“Om Deden itu kapabilitasnya bagus, kita melihat saja nanti, jangan dipaksa-paksa juga jika nanti responnya kurang bagus,” ungkapnya.

Hj Nurlatifah saat ditemui di Lapas, mengaku merestui dan mempersilahkan putrinya Gina Swara maju di Pilkada Karawang. Menurutnya, banyak tugas yang harus diselesaikan di Karawang, dirinya juga tidak menampik sudah ada komunikasi dengan H Deden Darmansyah. “Bagi Bunda sok aja Gina maju, bapak juga sudah merestui,” ungkapnya.

Dihubungi H Deden Darmansyah mengatakan, banyak pihak memasang-masangkan dirinya dengan Calon Wakil Bupati, berbagai opsi dilemparkan antara dirinya, Cellica, Jimmy dan termasuk Gina. Wal hasil dirinya tidak bisa memungkiri bahwa respon Deden- Gina Swara begitu deras. Bahkan banyak pihak sudah ancang-ancang membuat Jargon Deden Darmasyah- Gina Fadlia Swara (Denada). Namun sejauh ini dirinya terus melihat survey terhadapnya dan bagaimana respon di masyarakat dari berbagai lapisan.

“Memang saya sudah minta izin ke bupati, meminta pertimbangan dilempar dulu ke publik opsi Deden- Gina ini bagaimana, bapak merespon baik,” ujarnya.

(rud/radar karawang)

Feeds

WARGA MENOLAK SSA : Spanduk penolakan Sistem Satu Arah (SSA) yang mengatasnamakan Forum RW dan LPM Kelurahan Depok Jaya terpasang di sisi Jalan Nusantara Raya, kemarin malam. Foto : Ahmad Fachry/Radar Depok

Warga Depok Jaya Tolak Sistem Satu Arah

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sistem satu arah (SSA) yang diujicoba Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, mulai diprotes. Keladinya, jalan searah tersebut dinilai …