Harga Jengkol di Kota Depok Tembus Rp75 Ribu

HARGA MEROKET: Pedaganng meratapi nasib menunggu pembeli jengkol di lapak dagangnya di Pasar Agung, Jalan Proklamasi, Kecamatan Sukmajaya, kemarin. Ahmad Fachry/Radar Depok

HARGA MEROKET: Pedaganng meratapi nasib menunggu pembeli jengkol di lapak dagangnya di Pasar Agung, Jalan Proklamasi, Kecamatan Sukmajaya, kemarin. Ahmad Fachry/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Harga jengkol di Kota Depok melonjak naik semenjak Lebaran lalu. Jengkol yang biasanya ditawarkan dengan harga Rp20-30 ribu per kilogram, kini dibanderol Rp50-Rp75 ribu di sejumlah pasar tradisional di Kota Depok.

Pedagang sayur di Pasar Kemiri, Parti mengatakan, sejak Lebaran lalu harga jengkol naik dari Rp50 ribu menjadi Rp55 ribu per kilogram. Lima hari sebelum kenaikan harga jengkol Rp40 ribu.

Menurut dia, pasokan jengkol didapatkan dari pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, yang terus meningkatkan harganya.

“Biasanya harga Rp30 ribu. Sekarang dari Pasar Induk saja Rp48 ribu per kilogram. Saya ambil untung buat ongkos dan kuli,” kata perempuan berusia 37 tahun ini, kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Grup), Rabu (08/08/18).

Dia memperkirakan harga jengkol naik karena sedang bukan musimnya. Selain itu, tanaman jengkol mulai langka. Dua hari sekali, Parti membeli 60-70 kilogram jengkol dari Pasar Induk. “Saya belanja sore. Yang belanja malam tidak kebagian,” ucapnya.

Menurut dia, jengkolnya laris-manis dibeli pedagang eceran. “Tukang sayur keliling bisa memborong sampai Rp60 ribu,” katanya. Sementara, pedagang sayur di Pasar Pucung, Marikem mengatakan, menjual jengkol seharga Rp50 ribu per kilogram.

“Saya menjual jengkol Rp50 ribu, harga segitu juga banyak pembeli yang asem mukanya,” singkat perempuan berusia 60 tahun itu.

Terpisah, Martini pedagang di Pasar Lama, Keluraha Depok menawarkan harga Rp70 ribu per kilogram. Dia mengklaim menjual jengkol berkualitas baik.

“Jengkol yang saya jual ada kulitnya. Kalau yang tidak ada kulitnya Rp10 ribu per seperempat kilogram. Kalau yang berkulit ini Rp20 ribu per seperempat kilogram,” ucapnya.

Harga jengkol ada dua. Pertama jengkol yang biasa perkilogram Rp30 ribu harga normal, tapi sekarang Rp 50 ribu perkilogram.

“Jengkol yang bagus biasanya Rp50 ribu, sekarang perkilogramnya Rp75 ribu. Dari lebaran, tapi naik turun naik turun, tergantung musimnya,” tutupnya.

(RD/irw/pojokjabar)


loading...

Feeds