Hindari Sistem Ganjil-Genap Bisa Pakai Aplikasi Google Maps

Google Maps

Google Maps

POJOKJABAR.com, DEPOK – Badan pengelola Transportasi Jabodetabek (BPJT) sudah melakukan uji coba perluasan sistem ganjil-genap di Jakarta sejak 2 Juli 2018.

Namun bagi warga Kota Depok yang bekerja dan menuju ke Jakarta Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyarankan agar masyarakat mengunakan aplikasi Google atau Google Maps.

Sebab,memastikan, rute ganjil-genap sudah disesuaikan dengan peta Google Maps. “Masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Google Maps untuk mengetahui rute alternatif bagi kendaraan yang terdampak ganjil-genap,” kata Humas BPTJ, Bambang Rahadjo, kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Grup), Jumát (13/07/18).

Dengan begitu, Budi memastikan masyarakat lebih cepat mengenal kebijakan perluasan ganjil-genap. Ia mengharapkan, penyesuaian yang juga diterapkan di Google Maps dapat mempercepat masyarakat untuk beradaptasi. Selain itu, Budi menilai, masyarakat juga mendapatkan manfaat utama, yaitu informasi mengenai pengalihan rute.

“Terutama, jalur mana yang harus dilalui jika menggunakan kendaraan pribadi agar tidak melanggar kebijakan ganjil-genap,” kata Bambang.

Dia mengatakan, pengguna Google Maps juga bisa memperkirakan waktu tempuh sesuai rute yang dilewati akibat terdampak ganjil-genap. Pertimbangan waktu tersebut diharapkan bisa membuat masyarakat berpindah kepada kendaraan umum jika rute pengalihan justru memakan waktu lebih lama.

Perluasan kebijakan manajemen rekayasa lalu lintas yang dipersiapkan tersebut untuk mendukung Asian Games 2018. Sebelumnya, ganjil-genap hanya diterapkan di tiga ruas jalan arteri Jakarta pukul 06.00 WIB-10.00 WIB dan 16.00 WIB-20.00 WIB dari Senin hingga Jumat.

Sistem tersebut diperluas hingga sepuluh ruas jalan arteri di Jakarta. Tak hanya ruasnya yang ditambah, waktu penerapan juga ditambah menjadi pukul 06.00 WIB-21.00 WIB setiap hari, termasuk Sabtu dan Ahad.

Menangapi hal ini, Lukman Nurhakim, warga Kelurahan Kemirimuka, Beji menilai agak ribet diberlakukan ganjil -genap di beberapa ruas jalan di Jakarta. Sebab, banyak warga Depok yang bekerja di Jakarta mengunakan kendaraan roda dua dan empat.

“Kita berangkat pagi pulang sore, sedangkan sistem ganjil-genap setiap hari sampai jam 21:00 WIB. Saya harap waktu ganjil-genap dikurangi hingga jam 3 sore,” tutur Lukman.

Terkait Google Maps untuk menghindari jalur ganjil genap tidak efektif digunakan. Sebab, tidak semua orang menggunakan aplikasi tersebut. “Ide bagus, tapi saya nilai tidak efektif bikin ribet,” tandasnya.

(RD/irw/pojokjabar)


loading...

Feeds

Pelatihan wirausaha kaum ibu di Bekasi Utara, Jumat (20/7/2018). (Foto: ist)

Ibu-ibu di Perwira Dilatih Berwirausaha

UNTUK memberikan keahlian kepada kaum perempuan untuk mandiri secara ekonomi kepada ibu-ibu diingkungan kelurahan Perwira RW 08, puluhan ibu-ibu PKK …
Salah satu penjual ponsel di BCP. (Foto: Yurizkha Aditya/PojokBekasi)

Oppo dan Xiaomi Laris Manis di BCP

SALAH satu produsen ponsel yang sedang naik daun di pasar seluler Indonesia adalah Oppo dan Xiaomi, hal tersebut disampaikan oleh Aidah …