Kurir Ganja di Depok Divonis 6 Tahun Penjara dan Denda 1 Miliar

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, DEPOK – Donny Adi Prasetyo harus merasakan berlama-lama di hotel prodeo. Kemarin, kurir ganja ini divonis Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok, selama 6 tahun penjara dan denda sebesar 1 miliar, atau dengan ketentuan tidak dibayar diganti hukuman kurungan selama 3 bulan.

Dalam amar putusan yang dibacakan majelis hakim Sobandi dengan anggota Yulinda Tri Murti Asih Muryati dan Nanang Herjunanto. Menyatakan terdakwa Donny Adi Prasetyo terbukti bersalah, tanpa hak melawan hukum menjadi perantara, jual beli ganja yang diatur dalam Pasal 114 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Peristiwa itu bermula pada Minggu (14/1/2018) silama, sekira pukul 15:30 wib, Donny menghubungi saudara Andi (DPO) melalui pesan dari handphone untuk memesan ganja.

Kemudian pada Selasa (16/1/2018) sekitar pukul 20:30 wib, saudara Andi memberitahu terdakwa kalau pesanan ganjanya sudah ada dan menyuruh terdakwa (Donny), ke lapangan depan rumah Andi untuk mengambil ganja yang dipesan terdakwa sebanyak 200 gram dengan harga Rp1,2 juta.

Lalu terdakwa pergi bertemu dengan Andi untuk mengambil pesanan ganja serta menyerahkan uang sebesar Rp200.000. Sisa uangnya akan dibayar keesokan harinya dengan cara ditransfer.

Setelah itu, terdakwa pulang ke kontrakannya, dengan membawa ganja tersebut dan memisahkan atau membongkar ganja yang dibelinya menjadi satu paketan seharga Rp100.000 untuk saudara Aldi alias Kebot (berkas terpisah).

Kemudian pada Rabu (17/1) sekira pukul 11.00 wib, terdakwa kembali membongkar ganja yang dibelinya dibuat menjadi dua bungkus kertas nasi ukuran besar, dan delapan bungkus nasi ukuran kecil.


loading...

Feeds