Sidang Perdana Kasus Korupsi RTLH di Cilodong Depok Diundur

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sidang perdana perkara dugaan Korupsi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Sukamaju, Cilodong mesti ditunda dari jadwal yang ditentukan (14/5/18). Keladinya, pengacara dari salah satu tersangka Agustinta Tri Handayani tidak bisa hadir dalam persidangan.

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus tersebut, Tohom Hasiolan. Agenda sidang pembacaan dakwaan terhadap ketiga tersangka dugaan kasus Korupsi RTLH di Kelurahan Sukamaju, Cilodong, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sukamaju, Aulia Haman Kartawinata, serta Sekertaris LPM Sukamaju Tajudin bin Tarmudi, dan salah satu koordinator pembagian anggaran RTLH Agustina Tri Handayani, harus ditunda hingga Senin (21/5/18) mendatang.

Alasannya, penasihat hukum Ina -sapaan akrab Agustina- tidak dapat memenuhi panggilan sidang, dan meminta persidangan ditunda seminggu kedepan.

“Penasihat hukum terdakwa Agustina tidak hadir, dan mohon penundaan,” kata Tohom kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Meskipun Aulia dan Tajudin tidak menunjuk kuasa hukumnya sendiri, karena didampingi pengacara dari penunjukan hakim. Tapi, sidang dakwaan untuk ketiganya sama-sama ditunda meskipun dalam berkas yang berbeda.

“Kami sekalian menunda ketiganya,” tegas Tohom.

Sidang Kasus dugaan Korupsi RTLH di Kelurahan Sukamaju, Cilodong, dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Lince Anna Purba.

(RD/rub/pojokjabar)


loading...

Feeds

Gempita Nusantara

Unjuk Busana Daerah pada Gempita Nusantara

GRAND Metropolitan Bekasi menggelar acara yang didukung Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bertajuk Gempita Nusantara, Hal tersebut disampaikan oleh General Manager …