Polisi Periksa Lima Saksi Penusukan Guru Ngaji di Depok

TERLUKA: Abdul Rachman (52), mengalami luka di bagian leher dekat pipi kanan, usai ditusuk pelaku. Dicky/Radar Depok

TERLUKA: Abdul Rachman (52), mengalami luka di bagian leher dekat pipi kanan, usai ditusuk pelaku. Dicky/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Insiden penusukan guru ngaji di Mesjid Darul Muttaqin kawasan perumahan BSI Pengasinan, Sawangan, masih terus didalami kepolisian.

Kapolresta Depok, Kombes Didik Sugiharto menyebutkan, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan memeriksa sejumlah saksi. Salah satunya Ketua DKM Darul Muttaqin Ustad Gufron, serta saksi lain yang ada di lokasi.

“Sudah lima saksi yang dimintai keterangannya terkait kasus penganiayaan ini, termasuk juga korban (Abdul Rachman, Red),” kata Didik kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Baca Juga: Salat Subuh di Masjid, Guru Ngaji di Depok Ini Ditusuk Wanita

Sedangkan pelaku, Silvia Mardiana (39) masih menjalani observasi pemeriksaan kejiwaan di rumah sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. Bila sudah selesai observasi, tidak menutup kemungkinan pelaku juga akan dimintai keterangan.

“Apabila kondisi memungkinkan maka penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Tentunya fakta yang kami temukan akan digunakan sebagai bahan untuk ditanyakan terhadap tersangka,” tutur Didik.

Dari informasi yang didapat, pelaku sudah tinggal di komplek tersebut sejak tahun 2011. Dia sering menjadi jemaah di masjid tersebut dan warga sekitar juga mengenal pelaku.

Baca Juga: Ini Dia Wanita yang Tusuk Guru Ngaji Saat Salat Subuh

“Saat ini penyidik masih mendalami apa latar belakang pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban,” kata Didik. Bahkan, pihak kepolisian mendapatkan informasi sebelum kejadian tepatnya seminggu sebelum kejadian. Pelaku, kata Didik, melaksanakan salat Asar, pelaku sempat melakukan pemukulan terhadap korban.

Baca Juga: Begini Pengakuan Wanita yang Tusuk Ustaz Saat Salat Subuh

“Saat itu korban memberi peringatan pada pelaku agar berperilaku baik,” tandasnya. Sebelumnya, Abdul Rachman seorang guru ngaji menjadi korban penusukan, Minggu (11/3). Kuat dugaan, pelaku penusukan mengidap gangguan jiwa.

Dari hasil pemeriksaan polisi, aksi penusukan perempuan tersebut dilatar belakangi dendam. Pelaku tidak terima sempat ditegur korban karena pelaku sering berbuat hal kurang baik di lingkungan tersebut.

Baca Juga: 5 Fakta Wanita Tusuk Guru Ngaji, Nomor 3 Momen Paling Parah

Kejadian penusukan berawal ketika korban beserta pelaku yang sama-sama menjadi makmum salat Subuh di mesjid tersebut. Tanpa basa-basi pelaku menikam leher bagian kanan korban menggunakan pisau.

Baca Juga: Kejiwaan Wanita Penusuk Ustaz Abdurrahman Masih Polisi Selidiki

“Untung waktu itu anak saya sempat teriak dari belakang. Pas saya nengok, pisau sudah nancap. Kalau tidak nengok mungkin kepala saya yang ketusuk,” kata Abdul.

Akibat ditusuk, Abdul sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Depok. Setelah itu, korban langsung pulang ke rumah.

(RD/irw/pojokjabar)

loading...

Feeds