BBWSCC: Empat Situ di Depok Hilang

MIRIS: Lahan bekas Situ Pasir Putih di kawasan RT01/03, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, kini telah menjadi daratan. Bahkan banyak bangunan rumah. Ahmad Fachry/Radar Depok

MIRIS: Lahan bekas Situ Pasir Putih di kawasan RT01/03, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, kini telah menjadi daratan. Bahkan banyak bangunan rumah. Ahmad Fachry/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane (BBWSCC) mencatat ada 206 situ yang ada di bawah naunganya se- Jabodetabek. Dari jumlah itu ada 20 situ yang kini nasipnya sudah berahli fungsi.

Kepala BBWSCC Jarot Widyako menegaskan, kini pihaknya tengah bekerja untuk mengamankan aset negara yakni, dengan cara mematok situ-situ yang ada di kawasan Jabodetabek.

“Kita baru mulai di 2017. situ-situ ini baru tahapan pengadmitrasian terlebih dahulu dengan cara di patok-patok. Selanjuntya dibuatkan sertifikat situ, kita bekerjasama dengan BPN daerah,” kata Jarot kepada awak media di kawasan Situ Pengasinan, senin (12/3/18).

Dari jumlah 206 situ, kata Jarot, di 2017 ada 27 situ yang didata atau dipatok. Kini sudah jadi empat sertifikat atas nama negara, dan sisanya masih dalam proses pembuatan sertifikat.

Sedangkan sambung dia, di 2018 ada 38 situ yang akan di ukur dan dipatok atau tahapan pengadmintrasian. “Kalau sudah selesai nanti ada tahapan lagi. Itu nomor dua. Terpenting kita amankan aset negara,” tuturnya.

Terkait 20 situ yang sudah berahli fungsi jelas Jarot, termasuk yang ada di Depok. Dimana data emapat situ yang berahli fungsi di Depok berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kebanyakan dari 20 situ yang sudah berahli fungsi ke perumahan dan persawahan.

“Paling banyak diuruk dijadikan perumahan, yang jelas berubah ahli fungsi,” kata dia. Situ-situ yang ada di kelola swasta di bawah naungan BBWSCC, diharapkan situ itu diserahkan ke Pemerintah Pusat yakni Kementerian PUPR. Meski begitu, fungsi situ tetap terjaga dan dirawat.

“Kami juga apresiasi bagi para pengiat lingkungan yang menjaga dan memanfaatkan situ sebaik mungkin sebagai resapan air. Artinya mereka menjaga luas badan situ yang ada,” tegasnya.


loading...

Feeds

ilustrasi

Mayat tanpa Identitas Gegerkan Warga Beberan

POJOKJABAR.com, CIREBON– Mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki menggerkan warga desa Beberan, Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon dan sekitarnya, Minggu (24/6/18). …
Di Balik Sidak Sekda Kabupaten Bekasi

Di Balik Sidak Sekda Kabupaten Bekasi

SEJUMLAH organisasi perangkat daerah (OPD) disidak oleh Sekda Kabupaten Bekasi Uju pada Jumat (22/6/2018). Ia membeberkan sejumlah alasan di balik …