UI Kirim Tim Peduli ke Asmat

SUDAH SAMPAI: Tim UI Peduli Asmat sampai, ke Bandara Mozes Kilangi, Timika, Papua pada Jumat (16/2) untuk membantu kemanusian yang menderita gizi buruk. IST/RADAR DEPOK

SUDAH SAMPAI: Tim UI Peduli Asmat sampai, ke Bandara Mozes Kilangi, Timika, Papua pada Jumat (16/2) untuk membantu kemanusian yang menderita gizi buruk. IST/RADAR DEPOK

POJOKJABAR.com, DEPOK – Tim Universitas Indonesia (UI) mengirimkan bantuan ke Kabupaten Asmat, Provinsi Papua yang terkena dampak gizi buruk. Kemarin, tim sudah tiba di Bandara Moses Kilangin Timika.

“Kita sampai pada 16 hingga 22 Februari, bawa berbagai bantuan. Dan Tim UI berjumlah 24 orang,” kata Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) UI, Heri Hermansyah lewat rilis resmi yang diterima Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Heri mengatakan, bantuan ini juga diikuti dari unsur Majelis Wali Amanat UI, Ikatan Alumni UI, Direktorat Kemahasiswaan, tim dokter Fakultas Kedokteran UI, pakar akademisi dari berbagai fakultas di UI, K3L, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM UI), dan Resimen Mahasiswa (Menwa).

Lebih lanjut, dia menegaskan, bantuan yang dilakukan TIm UI sebagai upaya respon cepat terhadap permasalahan di Papua. ”Bentuk upaya pendekatan multidisiplin dari kami. Tak lain untuk merumuskan solusi jangka menengah dan panjang untuk permasalahan Papua,” ujarnya.

Ditambahkannya, Tim UI Peduli ini di Papua akan melaksanakan proses rapid assestment. Lebih lanjut, ia menuturkan, ini sebuah proses pemetaan permasalahan di suatu daerah melalui proses survei lapangan, wawancara, dan angket yang nantinya akan menjadi dasar perencanaan jangka menengah dan panjang.

“Karena kami ke depannya berencana untuk menerapkan program Desa Binaan di sana, dan kami juga berusaha mengirimkan dokter-dokter dan tenaga kesehatan untuk melakukan kegiatan magang ke daerah Papua nantinya,” tambah Heri.

Selain proses asesmen, tim ini juga akan melakukan pelayanan kesehatan dan gizi serta menyalurkan bantuan logistik berupa makanan dan obat-obatan.

Dalam melakukan kegiatan ini, tim UI melakukan kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) setempat dalam hal distribusi logistik, akomodasi, transportasi, dan pengamanan.

“Ini gerakan pengabdian masyarakat dari UI yang bertujuan untuk membantu penyelesaian permasalahan masyarakat melalui aplikasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan sosial budaya,” bebernya.

Adapun tim dokter yang dikirim terdiri dari spesialis anak, dokter umum, ahli gizi, dan tenaga biomedik. Lalu kata dia, dari Ikatan Alumni Fakultas Teknik UI juga memberikan bantuan berupa Tabung Listrik (TaLis) untuk membantu distribusi listrik ke daerah-daerah Papua.

TaLis ini, jelas dia, inovasi dari dosen FTUI, Dr. Chairul Hudaya. Dimana, konsep TaLis, sebuah energi listrik bisa disimpan dalam sebuah media penyimpanan energi (baterai) untuk selanjutnya dipakai mengoperasikan peralatan elektronik.

“Dengan alat ini, distribusi listrik dapat dilakukan dengan mudah tanpa bergantung dari kabel dan transmisi pembangkit tenaga listrik,” paparnya.

(RD/irw/pojokjabar)

loading...

Feeds