Sidang Anggota Geng Motor Jepang Tertutup

DIGIRING: Terdakwa perempuan anggota Geng Jepang saat dibawa petugas Kejaksaan Negeri Kota Depok. Ade/Radar Depok

DIGIRING: Terdakwa perempuan anggota Geng Jepang saat dibawa petugas Kejaksaan Negeri Kota Depok. Ade/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sejumlah terduga pelaku pencurian dengan pemberatan di toko Fernando Sukmajaya, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Kelas 1 B Kota Depok, Rabu (17/1/18).

Para pelaku merupakan anggota geng motor Jembatan Mampang (Jepang) yang berjumlah sembilan orang. Mereka adalah AG (16), D (16), W (15), M (12), F (17), AB (17), dan tiga perempuan BA (17), EA (17), dan YA (17), menjalani persidangan anak mengingat usianya masih belasan.

Humas Pengadilan Negeri Kota Depok, Teguh Arifiano mengatakan, sidang perdana tersebut merupakan persidangan yang digelar terhadap pelaku di bawah umur atau kategori anak. “Yang baru masuk ke kami adalah berkas anak-anak, yang lainnya belum,” kata Teguh kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Persidangan digelar di Ruang Sidang Garuda, PN Kota Depok secara tertutup. Adapun agenda persidangan merupakan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) sekaligus pemeriksaan saksi saksi.

JPU, Endah menuturkan, kesembilan terduga pelaku tersebut didakwa dengan Pasal 365 KUHP ayat 2 kesatu dan kedua atau Pasal 368 KUHP, dengan ancaman maksimal di atas sembilan tahun penjara.

“Karena dia masih kategori anak, jadi maksimal tuntutan setengahnya dari ancaman maksimal,” kata Endah saat dikonfirmasi usai persidangan.

Karena persidangan anak, lanjut Endah, persidangan dibuat cepat tidak seperti persidangan pada umumnya. Pembacaan dakwaan dibarengi

pemeriksaan saksi-saksi. “Ada tujuh saksi yang diperiksa, antara lain dua orang penyidik, tersangka dewasa dua orang, pemilik toko, dan dua karyawan toko,” beber Endah.


loading...

Feeds

Harkitnas

Pemkot Bekasi Peringati Harkitnas 2018

PENJABAT (Pj) Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah menjadi Inspektur Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-110 tahun 2018, Senin, (21/5/2018) di Alun-Alun …