Pemkot Depok Pasrah Soal Situ Pasir Putih

MIRIS: Lahan bekas Situ Pasir Putih di kawasan RT01/03, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, kini telah menjadi daratan. Bahkan banyak bangunan rumah. Ahmad Fachry/Radar Depok

MIRIS: Lahan bekas Situ Pasir Putih di kawasan RT01/03, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, kini telah menjadi daratan. Bahkan banyak bangunan rumah. Ahmad Fachry/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Pemkot Depok sepertinya pasrah dengan kondisi Situ Pasir Putih yang berada di RT01/03, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan. Kini, kondisi situ tersebut telah menjadi daratan.

Kepala Seksi (Kasi) Bidang Sarana dan Prasarana Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok, Herniwati kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group) menyatakan, situ yang ada di Depok termasuk Situ Pasir Putih, tidak masuk aset pemkot.

Melainkan milik Pemerintah Pusat yang ditangani Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC).

“Namun kami rutin menormalisasi dari pihak Dinas PUPR dan menjaga agar lahan itu tidak hilang,” kata dia di ruangannya, Jumat (15/12/17). Situ Pasir Putih masuk dalam kawasan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW).

“Berdasarkan data di (Pemerintah) Pusat, Situ Pasir Putih memang ada, tapi luasnya nol,” kata Herniwati.

Bappeda, katanya lagi, tidak mengetahui jumlah pasti luas Situ Pasir Putih. Oleh sebabnya, Situ Pasir Putih masuk dalam kawasan RTRW agar lahannya tidak hilang.

“Bila ada yang mengeluarkan surat tanah seperti AJB, girik, bahkan sertifikat tanah, kami akui di luar kendali kami. Tapi tetap dijaga,” kata dia.

Bahkan, sambung Herniwati, BBWSCC yang memiliki kewenangan pun tidak tahu pasti jumlah luas Situ Pasir Putih. “Tapi keberadaannya terdata di pusat,” katanya.

Agar lahan situ tidak semakin menyusut dan hilang, Pemerintah Pusat bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok akan memberikan sertifikat seluruh situ yang ada di Kota Depok.

Kata dia tahun ini sudah mulai mengurus pembuatan sertifikat. Adapun lima situ yang dibuatkan sertifikat antara lain, Situ Rawa Besar, Situ Jatijajar, Situ Universitas Indonesia (UI), Situ Citayam, dan Situ Cilangkap.

“Sepertinya tidak selesai tahun ini. Kami (pemkot, red) hanya memfasilitasi saja,” kata dia. Hal yang sama dikatakan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana.

Dia menegaskan bahwa aset Situ Pasir Putih bukan milik Pemkot Depok. Melainkan Pemerintah Pusat. Pemkot Depok hanya melakukan perawatan.
“Situ bukan aset pemkot, tapi aset Pemerintah Pusat,” kata Nina.

(RD/irw/pojokjabar)


loading...

Feeds