Walikota dan DPRD Kota Depok: Ingin Pekerjaan Pasar Musi Harus Selesai Tepat Waktu!

JADI SOROTAN: Anggota DPRD Kota Depok meminta kontraktor Pasar Musi menyelesaikan pembangunan pasar sesuai waktu yang telah ditentukan. Ahmad Fachry/Radar Depok

JADI SOROTAN: Anggota DPRD Kota Depok meminta kontraktor Pasar Musi menyelesaikan pembangunan pasar sesuai waktu yang telah ditentukan. Ahmad Fachry/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Mega proyek Pasar Musi di RW02, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, dengan anggaran Rp5,6 miliar ikut menjadi sorotan Walikota dan DPRD Kota Depok.

Wakil Ketua Komisi B, Rienova Serry Donie mengultimatum PT. Uno Tanoh Seuramo harus segera menyelesaikan tugasnya tepat waktu.

“Kalau ada imbas terkait bantuan Pemerintah Pusat, pihak perusahaan (PT. Uno Tanoh Seuramo, red) harus tanggung jawab. Pemkot harus menyikapi serius, ini kan menyangkut dana untuk APBD,” kata Rienova kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Rabu (13/12/2017).

Tidak hanya berdampak pada APBD Depok, tapi masyarakat pun terkena imbasnya. Seperti kehilangan transaksi pertukaran uang, pedagang harus kehilangan uangnya karena tertahan produknya lantaran tidak bisa berjualan.

Pembeli pun mesti mencari alternatif pasar lain yang mungkin lebih jauh lokasinya.

“Kalau bantuan dana dari pusat tidak terserap, pasti ada catatan pusat untuk mengurangi Dana Anggaran Khusus (DAK) dan Dana Anggaran Umum (DAU),” kata dia.

Kemudian, anggota Fraksi Gerindra ini meminta Pemkot Depok tegas menolak anggaran dari pusat bila pelaksanaan proyek dalam waktu yang tidak relevan atau pendek.

Maka dalam hal ini perlu komunikasi yang berkesinambungan serta sinergitas antara pusat dan daerah. “Semoga kita semua bisa belajar dari pengalaman yang ada,” katanya.

Terpisah, Walikota Depok, Mohammad Idris ingin pekerjaan Pasar Musi selesai tepat waktu. Sehingga bisa digunakan para pedagang yang ada di pasar tersebut.

“Iya, kami minta segera dan berharap selesai di akhir tahun ini,” ucap Idris, singkat.

(RD/irw/pojokjabar)


loading...

Feeds