Selama Setahun 397 Pemadat Narkotika di Kota Depok Dipenjarakan

MEMPERLIHATKAN: Satnarkoba Polresta Depok memperlihatkan barang bukti hasil dari penangkapan pelaku narkotika di lapangan Polres Depok, kamis (7/12/17). Irwan/Radar Depok

MEMPERLIHATKAN: Satnarkoba Polresta Depok memperlihatkan barang bukti hasil dari penangkapan pelaku narkotika di lapangan Polres Depok, kamis (7/12/17). Irwan/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Satuan anggota narkoba (Satnarkoba) Polresta Depok dan Polsek berhasil mengungkap 346 kasus narkotika. Dari ratusan kasus tersebut, didapati 397 tersangka pria dan 15 perempuan yang berhasil ditangkap.

”Jumlah pelaku ditangkap anggota kami terhitung mulai Januari hingga 7 Desember 2017 ini, anggota narkoba Polres dan Polsek,” kata Kasat Narkoba Polresta Depok, Kompol Malvino Edward Yustica Sitohang, kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Kamis (07/12/2017).

Sedangkan, ia menambahkan barang bukti yang diamankan narkotika jenis ganja tahun lalu, berhasil diamankan petugas sebanyak 28.181 gram. ”Untuk tahun ini meningkat sebanyak 88.043 gram,” kata dia. Lalu barang bukti narkotika jenis sabu juga meningkat dari tahun lalu hanya anggota menyita 539 gram. Di tahun ini jadi 609 gram.

”Lalu ektasi tahun sebelumnya 23 butir kini tahun ini ada 109 butir,” beber dia menyebutkan di depan awak media. Rata-rata usia tersangka yang diamankan mulai dari 17 dan 28 tahun keatas, dengan profesi mulai pekerja swasta, mahasiswa dan profesi lainnya.

Pengungkapan kasus penyelundupan terbesar yaitu penyelundupan 99 butir ektasi asal Belanda. Termasuk 14 paket sabu yang disembunyikan dalam sendal ke dalam Rutan Depok. Lalu tambah dia, untuk obat – obatan di tahun lalu tidak dapat. Tapi untuk tahun ini ada, pihaknya telah mengamankan, daun gorila.

”Ada 11 gram yang berhasil diamankan, dan pada tahun 2016 lalu tidak ada,” katanya. Para pelaku yang ditangkap mereka mengedarkan di wilayah Kecamatan Pancoranmas, Beji, dan Sukmajaya.

Dalam upaya menekan peredaran narkoba pihaknya telah melakukan kerjasama dengan pemerintah. Termasuk jalur ekpedisi paket antisipasi peredaran narkoba, seperti anggotanya berhasil menggagalkan peredaran ekstasi asal Belanda yang dilakukan pelaku A di kawasan Kecamatan Limo, dengan menggunakan jasa paket ekpedisi pengiriman.

“Para pelaku kita kenakan dengan Pasal 114, 112 UU narkotika dengan ancaman diatas 10 tahun.”katanya.

(RD/irw/pojokjabar)


loading...

Feeds

Obrolan Bersama Pojokjabar Tentang Pilbup Bogor di Graha Pena, Kamis (14/12/2017)

Pilbup 2018 di Mata Kader PDIP

POJOKJABAR.com, BOGOR– Sejumlah tokoh di Kabupaten Bogor yang ramai di media soal bursa pencalonan cabup/cawabup, dipertemukan Pojokjabar.com di Graha Pena …