Sidang Tuntutan Bos Pandawa Group Ditunda

Salman Nuryanto, terdakwa pemimpin Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa. Foto : Ahmad Fachry/Radar Depok

Salman Nuryanto, terdakwa pemimpin Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa. Foto : Ahmad Fachry/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Persidangan kasus dugaan penipuan dan penggelapan investasi fiktif Pandawa Group yang digelar oleh Pegadilan Negeri Kelas 1B Kota Depok, semakin memanas.

Agenda persidangan yang telah memasuki tuntutan senin (13/11/17), dihadiri ratusan nasabah yang merasa dirugikan dengan aksi Dumeri alias Salman Nuryanto dan kawan kawan.

Para nasabah tersebut meringsek masuk dan memenuhi ruang sidang Garuda untuk menyaksikan jalannya sidang yang dipimpin oleh Hakim ketua Yulinda dan hakim anggota YF Tri Joko serta Sri Rejeki Marsinta.

Massa yang memenuhi ruang sidang sudah mulai memanas ketika persidangan tidak dilengkapi dengan pengeras suara. Sehingga ratusan orang tersebut tidak dapat mendengar setiap ungkapan yang dilontarkan oleh majelis hakim maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Tak hanya itu, Persidangan semakin memanas ketika agenda tuntutan yang seharusnya dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) harus ditunda karena salah satu Tim dari JPU tidak hadir dalam persidangan tersebut karena sakit.

“Sampai kapan ini kasusnya, kok ditunda terus, bagaimana nasib kami,” gemuruh ruang sidang saat hakim mengetukan palunya sebanyak satu kali yang menandakan sidang ditunda.


loading...

Feeds