Para Driver Ojol Protes Tarif Rp1.600 Perkilo

ilustrasi

ilustrasi

POJOKJABAR.com, DEPOK – Pemberlakukan tarif baru Rp1.600 perkilometer (Km) membuat rugi ojek online (Ojol), khususnya Go Jek. Pengemudi menilai dengan adanya tarif tersebut membuat ojol tidak setuju. Malah, bila tak ada perubahan Go Jek siap turun kejalan memprotes kebijakan tersebut.

Aziz pengemudi Go Jek asal Depok mengatakan, tidak setuju dan keberatan dengan penetapan argo baru tersebut. Menurutnya hal tersebut terbilang dapat menyusahkan pengemudi di era saat ini.

“Sebenarnya kami keberatan dengan argo segitu, secara sekarang apa-apa mahal,” kata Aziz saat dikonfirmasi Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Senin (13/11/2017).

Aziz mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat keberatannya terhadap pemberlakuan tarif baru tersebut ke Kantor Go Jek Indonesia pada tanggal 9 November lalu. “Kami sudah melayangkan surat untuk kantor Go Jek tertanggal 9 kemaren,” terang Aziz.

Kini pihaknya hanya menunggu terkait tanggapan surat tersebut selama 14 hari semenjak dilayangkan surat tersebut. Apabila tak ada perubahan setelah adanya pelayangan surat tersebut, pihaknya akan melakukan aksi bersama ratusan pengemudi Go Jek.

“Kami tunggu 14 hari dari tanggal 9, jika tak ada perubahan kami akan turun ke jalan,” pungkasnya.


loading...

Feeds