Pedagang-Pengelola Pasar Sukatani Kota Depok Dibina FAO ECTAD

SIMBOLIS: Ketua Forum Kota Depok Sehat (FKDS) Elly Farida, secara resmi menerima bantuan dari Kementerian Pertanian RI bersama FAO ECTAD Indonesia, berupa alat high pressure cleaner dan satu paket alat pelindung diri, rabu (11/10/17). Irwan/Radar Depok

SIMBOLIS: Ketua Forum Kota Depok Sehat (FKDS) Elly Farida, secara resmi menerima bantuan dari Kementerian Pertanian RI bersama FAO ECTAD Indonesia, berupa alat high pressure cleaner dan satu paket alat pelindung diri, rabu (11/10/17). Irwan/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Pasar Sukatani kedepannya bakal setara dengan pasar moderen. Terbaru, selama dua hari (9-10 Oktober) pasar di Kelurahan Sukatani, Tapos ini membina serta melatih pedagang dan pengelola pasar terkait tiga konsep besar bersama, FAO ECTAD Indonesia.

“Kegiatan ini kami menggandeng FAO ECTAD Indonesia yang merupakan mitra kerja dari Kementrian Pertanian RI,” kata Kasubag TU UPT Pasar Sukatani Nadelia, kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Rabu (11/10/2017).

Ia mengatakan, Pasar Sukatani ini merupakan satu-satunya Pasar Rakyat di Jawa Barat, yang sudah berStandar Nasional Indonesia (SNI) dengan melakukan sebuah terobosan atau inovasi.

“Inovasi yang dilakukan adalah dengan menggandeng mitra kerja dari Kementerian Pertanian RI, yakni FAO ECTAD,” terangnya.

Nadelia mengatakan, pembinaan ini dilakukan dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan mengenai tiga konsep besar. Antara lain, keamanan pangan (Food Safety), biosekuriti serta sanitasi dan higienitas yang ada di pasar.



loading...

Feeds