Buser DLHK Kota Depok Buru Pembuang Sampah Liar

BURU: Kepala Bidang Kebersihan DLHK Kota Depok Kusumo menunjukkan tumpukan sampah. Wahyu Saputra/Metro Depok

BURU: Kepala Bidang Kebersihan DLHK Kota Depok Kusumo menunjukkan tumpukan sampah. Wahyu Saputra/Metro Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Tim Buru Sergap (Buser) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pembuang sampah liar di Jalan Juanda pada Rabu (20/09/17).

Tim dibawah pimpinan Kepada Bidang Kebersihan DLHK Kota Depok, Kusumo, itu melakukan penyisiran sepanjang Jalan Juanda dan hasilnya Tim Buser berhasil mengamankan seorang perempuan yang membuang sampah sembarangan.

Kepada Bidang Kebersihan DLHK Kota Depok, Kusumo, memaparkan OTT ini diberlakukan untuk memberikan efek jera terhadap para pembuang sampah. Sebab, Kota Depok sebagai kota penerima Anugerah Adipura 2017 harus menjaga citra.

Untuk itu, melalui kegiatan tersebut diharapkan masyarakat dapat terus meningkatkan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.

”Kita juga sering mendapatkan aduan bahwa banyak yang membuang sampah sembarangan di Jalan Juanda. Laporan tersebut langsung ditindaklajuti dengan mengadakan pengawasan,” tuturnya kepada Metro Depok.

Sementara itu, Kepala DLHK Kota Drpok Etty Suryahati ketika dihubungi membenarkan bahwa adanya Tim Buser Kebersihan OTT pembuang sampah liar.

Tim tersebut sudah ditempatkan di Jalan Juanda untuk memonitor dan mengangkat sampah. Bukan itu saja, tim buser akan melakukan pengintaian untuk menangkap pembuang sampah liar di beberapa lokasi termasuk Jalan Juanda.

Ia juga menjelaskan, jika tertangkap tangan oleh tim buser sedang membuang sampah liar, pelaku pembuang sampah akan langsung diberikan sanksi dengan menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring).

Untuk sosialisasi OTT sendiri sudah dilakukan DLHK disertai dengan melakukan imbauan agar tidak membuang sampah ke jalan.

”Sanksi berupa denda mulai dari Rp100 ribu sampai Rp500 ribu. Untuk itu kita berharap masyarakat jangan buang sampah sembarangan,” tutupnya.

(metropolita/ws)


loading...

Feeds

SISA KEBAKARAN: Pegawai Negeri Sipil (PNS) melintasi gedung Pemerintah Kota Bekasi yang merupakan sisa kebakaran beberapa waktu lalu.  Sementara untuk perbaikannya baru dilakukan pada 2016 mendatang, termasuk ruangan sekda. Foto ini diambil, Selasa (6/10).  ARIESANT/RADAR BEKASI

Jabatan Sekda Diprediksi Kosong 4 Bulan

Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi diprediksi bakal kosong selama empat bulan. Pemicunya, Rayendra Sukarmadji selaku birokrat tertinggi di Kota …
Pelantikan Rahmat-Tri Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Ada 713 Bacaleg di Kota Bekasi

Sebanyak 713 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari 16 partai politik, mendaftar ke KPU Kota Bekasi untuk menjadi anggota DPRD …