Para Jawara Depok Halal Bilhalal di Bojongsari

KUMPUL: Para jawara betawi kumpul di di Jalan Raya Bojongsari, RT02/02, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari dalam acara Halal bilhalal Lumbuk dan Keriaan Betawi Depok. Ade/Radar Depok

KUMPUL: Para jawara betawi kumpul di di Jalan Raya Bojongsari, RT02/02, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari dalam acara Halal bilhalal Lumbuk dan Keriaan Betawi Depok. Ade/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Indonesia dihuni masyarakat yang sangat multi kultural, sehingga dibutuhkan ciri khas dari masing-masing kelompok masyarakat tersebut.

Seni dan budaya merupakan salah satu ciri khas yang bisa membedakan daerah dengan daerah yang lain, seni dan budaya tidak dapat dipisahkan dari masyarakatnya.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Lembaga Usaha Melestarikan Budaya dan Seni Kota Depok (LUMBUK), Norman Hasra. Norman mengatakan, seni dan budaya asli Kota Depok adalah Betawi, maka hal tersebut tidak boleh sampai hilang di Kota Depok.

“Betawi merupakan ciri khas Kota Depok, dan ini harus ditularkan kepada masyarakat agar tidak luntur,” kata Norman dalam kegiatan Halal Bilhalal Lumbuk dan Keriaan Betawi Depok.

Kegiatan yang diselenggarakan di Jalan Raya Bojongsari, RT02/02, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari tersebut diikuti kurang lebih 40 perguruan dan pegiat seni dan budaya betawi se-Kota Depok dengan jumlah peserta 600-700 orang.

“Kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk terus memperkenalkan kebudayaan Betawi di Depok,” lanjut pria yang akrab disapa Nunu tersebut.

Nunu mengatakan, Lumbuk merupakan gabungan dari sanggar-sanggar seni di Kota Depok, yang di deklarasikan pada tanggal 13 maret 2016. Berdirinya Lumbuk salah satunya karena kepeduliannya terhadap seni dan kebudayaan Kota Depok.



loading...

Feeds