Pangkostrad Buka Latihan Standarisasi Prajurit Kostrad Cilodong

GAGAH: Panglima Kostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi memeriksa barisan, saat upacara pembukaan Latihan Standarisasi Prajurit Kostrad Gelombang IV TA. 2017 di Lapangan Markas Divisi Infanteri 1 (Divif 1) Kostrad, Cilodong, Rabu (13/9/17). Ade/Radar Depok

GAGAH: Panglima Kostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi memeriksa barisan, saat upacara pembukaan Latihan Standarisasi Prajurit Kostrad Gelombang IV TA. 2017 di Lapangan Markas Divisi Infanteri 1 (Divif 1) Kostrad, Cilodong, Rabu (13/9/17). Ade/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Seorang prajurit Kostrad harus memiliki disiplin yang tinggi, jago tembak, jago perang, jago bela diri dan mempunyai fisik yang prima. Tak ketinggalan mesti menanamkan kebanggaan dan kecintaan terhadap satuan.

Penegasan tersebut diungkapkan Panglima Kostrad (Pangkostrad), Letjen TNI Edy Rahmayadi, selepas membuka Latihan Standarisasi Prajurit Kostrad Gelombang IV TA. 2017, di Lapangan Markas Divisi Infanteri 1 (Divif 1) Kostrad, Cilodong.

Jenderal Bintang Tiga ini mengatakan, sebagai anggota Kostrad jiwa korsa dan kebersamaan antar sesama juga harus tinggi. Agar dapat handal di medan tugas. Hal tersebut merupakan bagian komitmen Kostrad untuk senantiasa meraih keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas pokok Kostrad.

“Latihan Standarisasi Prajurit Kostrad bertujuan untuk membentuk karakter para prajurit Kostrad, agar semakin tangguh,” kata Edy kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Rabu (13/09/2017).

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan upacara Markas Divisi Infanteri 1 (Divif 1) Kostrad, Cilodong tersebut diikuti oleh 653 prajurit Kostrad. Dan merupakan prajurit-prajurit pilihan yang telah lolos seleksi, untuk mengikuti latihan standarisasi prajurit Kostrad gelombang IV TA. 2017.

Mereka akan digembleng selama lebih kurang 3 bulan yang dilaksanakan dalam 3 tahap, yaitu tahap I selama 7 minggu yang bertempat di daerah basis Cilodong, tahap II materi Hutan Gunung selama 3 minggu yang bertempat di daerah Jati Luhur, Sangga Buana dan Tegalwaru Cianjur.


loading...

Feeds