Diraba-raba Supir, Bocah SD di Depok Ini Loncat dari Angkot

DIBOYONG: Iwan Arianto (41), supir angkot terduga pencabul anak SD, diamankan polisi ke Mapolsek Sukmajaya, kemarin. Foto : Junior/Radar Depok

DIBOYONG: Iwan Arianto (41), supir angkot terduga pencabul anak SD, diamankan polisi ke Mapolsek Sukmajaya, kemarin. Foto : Junior/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – DI (11), siswa kelas V sebuah SD negeri di bilangan Sukmajaya ini, cuma bisa menangis sendu dipelukan sang bunda, Tami (35), kala memasuki area Mapolsek Sukmajaya, Rabu (09/08/2017).

Masih mengenakan seragam sekolah, terlihat jelas wajah trauma dari perempuan mungil ini. Sesekali, ia menyeka air mata dengan hijab yang dipakainya. Ibunya coba menguatkan hatinya yang hancur.

Sesaat DI berhasil menguasai diri, air matanya kembali meleleh saat ia berpapasan dengan Iwan Arianto (41), yang tengah diboyong polisi masuk ke ruang penyidik.

Iwan merupakan supir angkot D02, yang beberapa saat sebelumnya mencabuli tubuh DI. Memang, Iwan hanya meraba-raba tubuh DI. Namun tetap saja, meninggalkan traumatik mati korban.

Adapun peristiwa menyedihkan ini, terjadi sekitar pukul 13:00 WIB. Kala itu, korban hendak pulang ke rumah usai sekolah. Ia naik angkot Iwan dari depan Pasar Agung. Karena kondisi angkot sudah penuh, jadilah DI duduk di bangku depan. Seiring angkot berjalan, penumpang mulai turun satu persatu.

Sampai di pertigaan Masjid Al Huda, kondisi angkot sudah sepi. Tinggal DI bersama tersangka saja. Iwan mencoba membuka percakapan. Ia berbasa-basi, menanyakan apakah DI sudah makan siang. Korban menjawab belum.



loading...

Feeds