Disdik Jabar: Titip Menitip Peserta Didik Baru Makin Sempit

Grafis Juknis dan Juklak SMAN

Grafis Juknis dan Juklak SMAN

POJOKJABAR.com, DEPOK – Petunjuk Teknis (juknis) dan Petunjuk Pelaksanaan (juklak), Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN, masih direvisi. Namun, ada yang menarik. Tahun ini dipastikan laten titip menitip, bakal tertutup. Berdasarkan aturan tersebut, nantinya satu kelas fix 36 siswa. Sementara, rombongan belajar (Rombel) masimal 12.

Kepala SMAN 9 Depok, Supiyana mengatakan, juknis PPDB sudah turun, namun masih terdapat beberapa yang direvisi dan belum ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Jabar). “Sudah turun tapi masih ada revisi,” ujar Supi kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Rabu (17/05/2017).

Menurutnya, perbedaan juknis PPDB tahun lalu terdapat pada jumlah siswa perkelasnya. Tahun lalu, jumlah siswa masih diperbolehkan antara 40-44 siswa perkelasnya.

Tapi, tahun ini, jumlah siswa maksimal hanya 36 siswa perkelasnya. Jika satu kelas lebih dari 36 siswa, kepala sekolah bisa dipecat. “Satu kelas sudah fix 36 siswa maksimalnya. Dan jumlah rombel, maksimalnya ada 12 kelas,” imbuhnya.

Tahun ini jalur masuk dapat melalui jalur prestasi 10 persen, afirmasi miskin  10 persen dan akademik 70 persen. Sedangkan jalur prestasi, ada sedikit perbedaan, jika sertifikat yang dimiliki calon siswa bukan berasal dari instansi pemerintah, maka calon siswa akan dites langsung di sekolah tersebut.

“Kalau ia memiliki sertifikat yang diberikan pemerintah seperti OSN, O2SN dan lainnya itu bisa, tapi kalau prestasi selain itu harus dites di sekolah yang bersangkutan,” tegasnya.

Sementara, Kepala SMAN 1 Depok, Nia Aniawaty Hasein mengaku, juknis PPDB sudah ada, namun masih berbentuk draf dan belum lengkap serta belum ditandatangani.

Sampai saat ini, ia pun belum mengetahui kapan juknis dan juklak resmi akan ia terima. Sebab, menurutnya yang mengatur adalah pihak Provinsi. “Saya belum tahu, kapan juknis aslinya dikirim, Karena yang mengatur itu dari provinsi,” tambahnya.

Rencananya, untuk tahun ajaran baru ini SMAN 1 Depok akan menerima sembilan kelas. Akan tetapi pihak sekolah belum mengetahui jumlah yang akan ditampungnya.

Senada, Kepala SMAN 13 Depok, Mamad Mahpudin mengatakan, juknis PPDB sudah turun, akan tetapi belum ia terima hingga sekarang. “Bentuknya hardcopy, saya belum terima juknisnya jadi saya tidak tahu bedanya juknis tahun ini dan tahun lalu,” kata Mamad.

Rencana sekolah yang beralamat di Jalan Pedurenan, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis ini akan menampung siswa kurang lebih sebanyak 216 siswa dengan enam kelas.  “SMAN 13 Depok rencana akan menampung enam kelas. Satu kelasnya akan berjumlah 36 siswa,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Balai Pelayanan Pengawasan dan Pendidikan (BP3) wilayah 1, Herry Pansila dengan singkat mengatakan, juknis PPDB sudah turun. “Iya sudah turun” kata Herry.

(radar depok/ind)


loading...

Feeds