Gawat! Keselamatan Penghuni Margo Residence Depok Terancam

Keladinya, apartemen yang ditinggal ribuan jiwa tersebut, menyulitkan pemadam kebakaran (Damkar) dalam mengevakuasi penghuni dan memadamkan si jago merah.

Keladinya, apartemen yang ditinggal ribuan jiwa tersebut, menyulitkan pemadam kebakaran (Damkar) dalam mengevakuasi penghuni dan memadamkan si jago merah.

POJOKJABAR.com, DEPOK – Mudah-mudahan ini tidak terjadi. Akibat tak mengindahkan Peraturan Walikota (Perwal) Kota Depok No14 tahun 2012. Keselamatan penghuni Apartemen Margonda Residence (Mares) 1,2 dan 3 terancam.

Keladinya, apartemen yang ditinggal ribuan jiwa tersebut, menyulitkan pemadam kebakaran (Damkar) dalam mengevakuasi penghuni dan memadamkan si jago merah.

Inspektur Pemadam Kebakaran, Dinas Damkar Kota Depok, Rova Nurliandy menjleaskan, misi mobil tangga adalah evakuasi penghuni atau membantu petugas pemadam kebakaran masuk ke lantai yang tinggi.

Kalau untuk kebakaran, penanggulangan pertama ada di pihak gedung, alat-alat mereka harus handal.

Menurutnya, berdasarkan Perwal Kota Depok no14 tahun 2012, lebar jalan mininum disebuah bangunan salah satunya seperti apartemen. Untuk akses, jika terjadi kebakaran minimal 4 meter dan jarak belokan minimum 9,5 meter.

Namun hal itu tidak didapati di Apartemen Margonda Residence (Mares). Disini lebar belokannya tidak ideal, sehingga meyulitkan mobil tangga pemadam kebakaran untuk masuk kedalam jika dibutuhkan.

“Kalau untuk mobil dengan kapasitas sampai dengan 4 ribu liter masih masuk, hanya saja jika tingkat kejadian kebakaran cukup besar. Maka mobil tangga tidak dapat masuk karena belokannya sempit,” ujar Rova Nurliandy kepada Radar Depok,Selasa (01/11/2016).


loading...

Feeds

Pemkot Cirebon, memberikan bantuan kepada korban banjir. Foto: pey/pojokjabar

Pemkot Beri Bantuan Korban Banjir Suba

POJOKJABAR.com CIREBON-Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon langsung memberikan bantuan langsung ke warga yang terdampak banjir luapan aliran sungai Suba, Jumat (23/2/2018) …