Ingat! ASN di Kota Depok Dilarang Pakai Si Melon

AYO BERALIH: Walikota Depok, Mohammad Idris saat memberikan Bright Gas 5,5 Kg kepada ASN dan perwakilan masyarakat dalam ajakan penggunaan gas non subsidi bagi masyarakat mampu di Balaikota Depok, Minggu (30/10/2016). FOTO : Dicky / Radar Depok.

AYO BERALIH: Walikota Depok, Mohammad Idris saat memberikan Bright Gas 5,5 Kg kepada ASN dan perwakilan masyarakat dalam ajakan penggunaan gas non subsidi bagi masyarakat mampu di Balaikota Depok, Minggu (30/10/2016). FOTO : Dicky / Radar Depok.

POJOKJABAR.com, DEPOK – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, wajib menggunakan gas non bersubsidi atau Bright Gas 5,5 Kilogram (Kg). Hal itu dilakukan guna mengurangi beban kuota gas elpiji 3 Kg alias si melon dan penyaluran lebih tepat sasaran.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, ajakan penggunaan gas non subsidi bagi kalangan berpenghasilan lebih dari Rp1,5 juta ditujukan untuk seluruh masyarakat Kota Depok. Namun, gerakan untuk memulai hal tersebut dilakukan terlebih dahulu dari kalangan ASN Pemkot Depok.

“Sebelum ke masyarakat, kami ingin ASN menjadi gerakan pertama dalam penggunaan gas non bersubsidi,” ujar Idris kepada Radar Depok, Minggu (30/10/2016).

Setelah di cek tidak ada kelangkaan, karena setelah pemkot melakukan kalkulasi bersama Hiswana Migas. kKuota untuk Kota Depok terbilang cukup, ternyata setelah ditelusuri ada penyalahgunaan dari pembeli gas bersubsidi.

Guna menggerakan ASN menggunakan gas non bersubsidi, Pemkot Depok telah mengeluarkan surat edaran tentang penggunaan gas non bersubsidi dan tidak menggunakan gas bersubsidi.

Idris mengakui, terkait dengan pengawasan hak perlindungan konsumen Pemerintah Daerah, tidak memiliki kewenangan dalam pengawasan penggunaan gas bernon subsidi. Mengingat hal tersebut, pihaknya meminta kepada Gubernur guna memberikan rekomendasi atau wewenang perlindungan konsumen.

“Sebab UU dan regulasinya sudah dipusatkan sehingga pengawasan kami tidak memiliki kewenangan,” terang Idris.


loading...

Feeds