Guna Mencari Tahu, Paguyuban Santri Depok Datangi Koperasi Pandawa

KSP Pandawa Mandiri Group yang berada di Jalan Raya Meruyung Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo. FOTO : Dicky / Radar Depok .

KSP Pandawa Mandiri Group yang berada di Jalan Raya Meruyung Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo. FOTO : Dicky / Radar Depok .

POJOKJABAR.com, DEPOK – Ketua Paguyuban Santri Depok, Hasan Anwari mengatakan, maraknya pemberitaan terhadap Pandawa Group dan referensi Fatwa MUI serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ditambah lagi, dengan adanya ulama Depok yang dianggap tergabung dalam Pandawa Group. Membuat Paguyuban Santri Depok mendatangi kantor Pandawa, guna mencari tahu sejauhmana pandangan Pandawa Group terhadap adanya fatwa MUI.

“Kami telah mendatangi kantor Pandawa baik yang koperasi maupun Pandawa Group di Kecamatan Limo,” ujar Hasan kepada Radar Depok.

Hasan menjelaskan, kedatangan pihaknya disambut salah satu anggota Pandawa Group bernama Saiful.

Pihaknya dijelaskan, saat fatwa MUI Kota Depok turun, Pandawa Group telah berkomunikasi dengan MUI pusat, bahwa fatwa haram tersebut tidak ada masalah bagi Pandawa Group.

Bahkan, dari penuturan Saiful, seminggu sebelum fatwa MUI, ada orang MUI Kota Depok yang sempat meminta uang THR.

(radar depok/cky)


loading...

Feeds