Ini Dia Menurut Psikolog UI Depok Terkait Modus Penculikan Melalui Ojek Online

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, DEPOK – Psikolog dan Dosen di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI), Edward Andriyanto Soetardhio mengungkapkan, dalam mencegah terjadinya kasus penculikan seperti ini orangtua diharapkan menjemput langsung anak.

Jika tidak bisa meminta kepada sanak saudara yang dikenal untuk menjemput seperti pengasuh, saudara, jemputan rutin baik motor atau mobil.

Disini diterapkan passowrd apabila akan dijemput oleh orang lain. Juga membuat surat kuasa untuk menjemput anak dan diserahkan kepada guru.

Pihak sekolah membuat kartu jemputan dan hanya seseorang dengan kartu tersebut yang boleh menjemput. Meminta surat kuasa untuk menjemput bisa tidak dikenal.

“Memastikan dengan menelpon orang tua jika penjemput tidak dikenal. Anak dijaga wali kelas hingga penjemputan. Bagi anak sendiri diberitahukan soal sistem password lalu mengajarkan anak menolak orang yang tidak dikenal,” tutur Edward.

Edward mengimbau, siswa agar tidak keluar wilayah sekolah apabila belum dijemput dan selalu ingat nomer telepon penting salah satunya nomer handphone orangtua.

“Bagi pihak keluarga, sekolah dan anak itu sendiri dibekali informasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus mengatakan jika sampai kini pihaknya belum menerima adanya laporan ihwal oknum ojek online yang berupaya menculik.


loading...

Feeds