Walikota Depok, Mohammad Idris Nunggu Dipinang Partai Golkar

Ilustrasi Partai Golkar.

Ilustrasi Partai Golkar.

POJOKJABAR.com, DEPOK – Adanya tawaran Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi kepada Walikota Depok, Mohammad Idris untuk maju menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Kota Depok dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub), dianggap sebagai manuver politik di Pilgub Jabar 2018.

Hal itu disampaikan Pengamat Politik, Abdul Hakim, Selasa (25/10/2016). Hakim menilai, Idris yang dianggap bukan orang partai bisa menjadi salah satu faktor penentu suara di Kota Depok. Walau pun, ketika Idris menjadi walikota tetap diusung partai politik.

“Di sisi politik akan ada keinginan konsolidasi mengarahkan ke semua tatanan, apa yang dinginkan untuk meraih kekuasan politik. Dedi melobi Idris, di mana dia kan seorang kepala daerah. Di situlah untuk menguatkan jaringan politik dan ada kepentingan,” kata Hakim kepada Radar Depok.

Terpisah, Walikota Depok, Mohammad Idris menegaskan, komunikasi dirinya dengan Dedi Mulyadi yang saat ini menjabat sebagai Bupati Purwakarta, hanya dianggap sebagai obrolan biasa.

Idris menegaskan, saat itu ia bertemu Dedi ketika ada event pramuka bersama Kakwarda Jawa Barat Dede Yusuf di Purwakarta, beberapa waktu lalu.

“Memang diminta menjadi pengurus DPD Golkar Depok, tapi tidak ada permohonan resmi, yang ada tawaran informal. Karena sifatnya hanya komunikasi pribadi (Idris dengan Dedi, red),” ungkap Idris kepada Radar Depok.

AHM Luncurkan All New Honda PCX Produksi Indonesia

loading...

Feeds