1,35 Juta Lulusan SMK Menganggur, Kadisdik Depok Minta Data BPS Dikaji Lagi

Ilustrasi Pengangguran di Depok.

Ilustrasi Pengangguran di Depok.

POJOKJABAR.com, DEPOK – Data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Februari 2016, yang menyatakan, ada 1,35 juta orang lulusan SMK yang menganggur, diragukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin.

Menurutnya, harus ada penjelasan tentang rincian dan latar belakang pengumpulan data tersebut, sampai diumumnkan. Thamrin memperkirakan, data yang dimilki BPS tersebut, beradasarkan pembuatan Kartu Kuning ke Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Dinaskersos).

Karena, Kartu Kuning tersebut digunakan jika seseorang mencari kerja. Dengan begitu, bisa diasumsikan kalau orang yang membuat Kartu Kuning adalah orang yang tidak punya pekerjaan alias menganggur.

“Saat mencari pekerjaan, mereka membuat Kartu Kuning. Sehingga, mereka terdatanya sedang menganggur. Tetapi, saat orang tersebut mendapatkan pekerjaan, tidak melaporakan lagi ke Disnakersos. Sehingga, tercatatnya masih menganggur saja,” ucapnya kepada Radar Depok.

Oleh karena itu, Thamrin menginginkan, untuk adanya pembaharuan data untuk mereka yang membuat Kartu Kuning dan sudah mendapatkan pekerjaan. Dengan begitu, datanya tentu saja akan berkurang.

Alasan Thamrin, yakin data tersebut bisa berkurang. Karena, beberapa SMK seperti contoh di Kota Depok, sudah menjalin kerjasama dengan dunia industri dan dunia usaha (DIDU).


loading...

Feeds

Dian Sastro

Dian Sastro Isi Suara Navigasi Waze

PESTA olahraga terbesar Asian Games 2018 disambut dengan beragam cara unik. Seperti yang dilakukan aplikasi berbasis navigasi perjalanan, Waze. Kali …