FHPI Kota Depok, Penantian Para Honorer Seakan Tak Dihargai

Sampaikan Pesan: Para guru honorer di depok saat mengirimkan surat untuk Presiden di Kantor Pos Kota depok jalan Kemakmuran Kecamatan
sukmajaya, kemarin (19/10). FOTO : Febrina / Radar Depok.

Sampaikan Pesan: Para guru honorer di depok saat mengirimkan surat untuk Presiden di Kantor Pos Kota depok jalan Kemakmuran Kecamatan sukmajaya, kemarin (19/10). FOTO : Febrina / Radar Depok.

POJOKJABAR.com, DEPOK – Koordinator FHPI Kota Depok, Jujun Rosandi menambahkan, penantian panjang para guru honorer seakan tidak dihargai.

Pengabdian yang sampai belasan bahkan puluhan tahun tidak ada kejelasan. Sudah melakukan pendekatan ke beberapa sektor terkait namun memang tidak ada keputusan yang pasti.

Kemampuan dibidang pendidikan tentunya sudah terbukti dari masa kerja dan background pendidikan para guru honorer.

“Artinya jika memang diberikan kesempatan maka guru honorer diangkat menjadi pns dan mendapatkan hak sesuai,” harap Jujun.

Sementara itu, Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Bambang Riyanto mengusulkan agar revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) sifatnya terbatas.

Artinya, hanya beberapa pasal saja yang diubah maupun ditambahi. Terutama di pasal­pasal yang tidak memuat keberadaan honorer kategori satu, dua, maupun tenaga kontrak.


loading...

Feeds

Pemkot Cirebon, memberikan bantuan kepada korban banjir. Foto: pey/pojokjabar

Pemkot Beri Bantuan Korban Banjir Suba

POJOKJABAR.com CIREBON-Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon langsung memberikan bantuan langsung ke warga yang terdampak banjir luapan aliran sungai Suba, Jumat (23/2/2018) …